Tampilkan postingan dengan label Burung Perkutut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung Perkutut. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Juni 2013

Makanan utama untuk burung perkutut

Makanan utama untuk burung perkutut
Makanan utama untuk burung perkutut
Tidak seperti halnya pada burung kicauan, burung perkutut tidak membutuhkan ekstra fooding (EF) seperti jangkrik, kroto ataupun ulat. Makanan perkutut pada umumnya hanya berupa makanan berupa biji-bijian. Dengan pemberian berbagai jenis bijian yang tepat akan membuat perkutut menjadi lebih sehat, rajin berbunyi serta lebih produktif jika di ternak.

Millet
Millet adalah makanan bijian berwarna putih kekuningan. Bijian ini adalah makanan yang sangat vital kebutuhannya. Akan tetapi jika pemberiannya terlalu berlebihan (terutama untuk perkutut yg di taruh di sangkar kecil) maka perkutut akan menjadi cepat gemuk sehingga akhirnya malas untuk manggung.

Gabah
Kandungan gizi pada gabah tergolong rendah sehingga tidak membuat perkutut anda cepat gemuk. Pakan jenis ini sangat cocok untuk perkutut lomba karena sebanyak apapun perkutut anda makan, ia tidak akan bisa gemuk. Namun begitu anda tetap harus memperhatikan asupan gizi lainnya agar seimbang sehingga vitalitasnya tetap terjaga dan rajin manggung. Gabah untuk perkutut berukuran kecil, jadi lain dengan gabah untuk ayam.

Jewawut
Bijian berwarna oranye ini sangat tinggi kandungan proteinnya, Bijian ini sangat penting di berikan untuk perkutut yg sedang mengeram dan meloloh. Asupan protein yang tinggi akan mempercepat proses pertumbuhan piyik perkutut.

Ketan hitam
Ketan hitam di percaya bisa memberikan rasa hangat pada tubuh perkutut, karena itu kebutuhannya cukup vital ketika di musim hujan.

Godem
Bijian berwarna hitam ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan ketan hitam. Pemberian godem di percaya membuat perkutut lebih rajin berbunyi namun di percaya bisa menyebabkan perkutut bayak patah dan kurang stabil bunyinya.

Kacang hijau
Tidak seperti pemberian pakan bijian lainnya, cara pemberian kacang hijau dengan cara di loloh dengan cara dipegang perkututnya sambil tangan satunya membuka paruh perkutut sambil di dorong kacang hijaunya ke kerongkongan perkutut. Sebelum di gunakan, kacang hijau sebaiknya di rendam dalam air mendidih (tidak di masak bersama airnya). Kacang hijau sebaiknya di rendam sekitar 6-8 jam agar mengembang.

Kacang hijau bermanfaat untuk menjaga kestabilan suara perkutut lomba. Bijian ini juga sangat baik untuk piyik perkutut dan burung yang sakit.

Beras merah
Beras merah banyak mengandung vitamin E yang berfungsi untuk perkembangan reproduksi perkutut. Vitamin ini sering di gunakan untuk perkutut yang  diternak agar cepat bertelur. Beras merah juga banyak mengandung vitamin B yang sangat berguna untuk membantu proses metabolisme tubuh.

sumber: http://perkutut-sby.com

Minggu, 02 Juni 2013

Khasiat hewan undur-undur untuk burung perkutut

Khasiat hewan undur-undur untuk burung perkutut

Siapa yang tidak tahu dengan undur-undur? Di mancanegara, hewan ini disebut antlion (singa semut), karena kebiasaan larvanya yang berjalan mundur saat menggali sarang untuk menjebak semut dan secara ganas memakannya jika ada semut terperosok ke dalam lubang jebakannya. Rupanya, undur-undur yang termasuk anggota famili Myrmeleontidae ini ampuh untuk mengatasi burung yang macet bunyi, khususnya branjangan, membuat anggung perkutut makin merdu, dan tentu saja bisa dimanfaatkan untuk pengobatan pada manusia.

Sayangnya saat ini undur-undur agak sulit didapatkan, apalagi di kota besar yang padat pemukiman. Namun di beberapa kota besar seperti Jakarta, ada beberapa tempat di mana kita bisa membelinya, seperti di Jalan Yos Sudarso (dekat bangjo Polres Jakarta Utara).

Di sana banyak penjual undur-undur. Hewan ini dimasukkan dalam nampan yang berisi gundukan batu dan debu. Disediakan juga sendok plastik untuk mengais undur-undur. Harganya bisa mencapai Rp 1.000 hingga Rp 1500 per ekor.

Obat stres untuk branjangan macet

Khasiat hewan undur-undur untuk burung perkutut
Khasiat undur-undur untuk mengatasi stres pada burung branjangan yang macet bunyi pernah ditulis Om Kicau (bisa buka disini). Caranya, tumbuklah batu bata hingga halus, lalu dicampur dengan BirdMineral. Masukkan tumbukan batu bata yang sudah dicampur BirdMineral ke dalam sangkar branjangan.

Selanjutnya, masukkan 10-15 undur-undur yang masih hidup, yang nantinya akan bersarang dalam tumbukan batu bata dan menjadi hiburan tersendiri bagi branjangan. Burung pun akan mengejar undur-undur untuk dimakan.
Meningkatkan kualitas anggung burung perkutut

Beberapa penggemar perkutut di daerah Cirebon dan sekitarnya sering memberikan undur-undur kepada burung kelangenannya. Caranya, undur-undur dilolohkan langsung ke mulut burung. Cara seperti ini pun pernah dilakukan Suganda (45), warga Cirebon yang juga penggemar perkutut, seperti yang ditulisnya dalam sebuah artikel di kompas online.

Menurut Suganda, undur-undur bisa membuat suara perkutut menjadi lebih merdu. Tak hanya itu, undur-undur juga bisa meningkatkan stamina burung sehingga tidak mudah terkena penyakit. Saya pribadi belum mengetahui secara pasti dampak positif maupun negatif dari pemberian undur-undur hidup terhadap burung perkutut. Jadi, silakan berkonsultasi dulu dengan pakarnya.

Mengandung asam lemak omega-3 tinggi

Undur-undur terdiri atas dua jenis yang hidup di tempat berbeda. Yang satu hidup di darat, sebagaimana undur-undur yang dimaksud dalam penjelasan sebelumnya. Yang satu lagi hidup di laut (undur-undur laut).

Keduanya memiliki khasiat yang sama dan mengandung asam lemak omega-3 (EPA dan DHA) yang tinggi. Hasil penelitian mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, yakni Dindin Hidayatul Mursyidin, Salahuddin Muhammad, Dian Pribadi Perkasa, Sekendriana, dan Prabowo, menunjukkan bahwa undur-undur laut mengandung lemak total 17,22-21,56 persen.

Adapun kandungan EPA dan DHA sekitar 7,75-14,48 persen lebih tinggi daripada jenis crustacea lain seperti udang, lobster, dan beberapa jenis kepiting. Jika dirinci, maka kandungan EPA sekitar 6,41-8,43 %, lebih tinggi daripada DHA yang hanya 1,34 – 6,57 %.

Penelitian kelima mahasiswa ini telah dipresentasikan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, undur-undur bisa dikonsumsi langsung (dalam bentuk hidup). Namun diperlukan penelitian lebih lanjut tentang kandungan gizi yang lain, seperti mineral atau protein. Juga mengenai senyawa yang merugikan seperti logam berat dan racun.

Semoga bermanfaat.

sumber: omkicau.com

Tips membedakan burung perkutut jantan dan betina

Tips membedakan burung perkutut jantan dan betina
Cara mengetahui burung perkutut jantan atau betina tidak hanya ditentukan dari rajin atau tidaknya burung tersebut bersuara, semua tergantung stamina dan mood dari burung tersebut, tetapi yang paling sering menjadi acuan dalam pemilihan burung jantan dan betina burung perkutut yang walaupun masih dipertanyakan ketepatannya adalah dengan cara;
  • Melihat warna putih di atas paruh perkutut;
  • Perkutut jantan biasanya warna putihnya sampai ke pelipis sementara untuk burung betina tidak.
  • Meraba supit udang dari perkutut;
  • Apabila salah satu supit udang terasa lunak sewaktu di sentuh dibandingkan yang satunya  maka burung tersebut kemungkinan besar adalah burung betina.
  • Postur Tubuh perkutut;
    Burung betina biasanya memiliki postur tubuh lebih kecil dari burung jantan, dan akan sangat sulit membedakannya jika burung masih dalam keadaan piyik seteluran, yg kecil biasanya betina.
  • Segi suara;
    Perkutut betina pada umumnya memiliki suara dengan volume kecil.

Ini merupakan generalisasi tapi banyak juga ditemui adanya deviasi dari kenyataan yang ada. Perkutut juara juga tidak sedikit yang berjenis kelamin betina.

Tapi di kalangan peternak biasanya akan mengatakan sulit untuk mencarikan jodoh untuk perkutut juara yang bersuara kristal tembus karena betina yang bervolume besar yang cocok nggak mudah untuk diperoleh dan tentunya harganya mahal.

Dengan demikian bisa jadi perkutut betina bervolume besar sulit diperoleh oleh kalangan peternak dan apabila mereka memilikinya pasti tidak akan dijual dengan mudah atau dijual dengan harga tinggi.

sumber: http://www.agrobur.com

Cara memelihara kesehatan burung perkutut di musim hujan

Cara memelihara kesehatan burung perkutut di musim hujan
Perubahan dari musim kemarau ke musim hujan tentu membuat burung menjadi lebih rentan terkena penyakit. Karena itulah diperlukan perawatan ekstra untuk burung peliharaan selama musim penghujan ini. Kalau sebelumnya kita membicarakan perawatan burung branjangan di musim hujan, kali ini  kita membahas perawatan perkutut pada musim hujan.

Sebagian besar penggemar burung perkutut (kung mania) menyimpan burung kelangenannya di teras rumah, setiap hari. Bahkan sampai malam, sangkar burung tetap digantang di teras. Tindakan itu boleh saja dilakukan pada musim kemarau, yang terkadang suhu udara di malam hari pun tetap gerah.

perkutut kungmania
Tetapi di  musim hujan, ketika udara malam terasa dingin, sebaiknya sangkar perkutut ditutup dengan dikerodong. Fungsinya jelas untuk menahan dingin dan embusan angin malam yang bisa membuat kondisi burung cepat lemah, juga menghindari serangga seperti nyamuk yang biasanya menyerang sehabis hujan reda.

Pemberian makanan dan vitamin yang sesuai

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah pemberian makanan dan vitamin untuk perkutut yang disesuaikan dengan kondisi cuaca di musim hujan. Bahan pakan yang bisa menghangatkan tubuh perkutut antara lain ketan hitam. Sebelum diberikan, ketan hitam ditumbuk dulu sehingga dapat meningkatkan daya cerna.

Kondisi fisik burung juga perlu disokong dengan pemberian vitamin yang dilarutkan dalam air minumnya sebanyak 2- 3 kali sehari.

Kebersihan sangkar / kandang

Menjaga kebersihan sangkar / kandang sebenarnya harus dilakukan setiap saat, baik di musim kemarau maupun musim hujan. Tetapi karena kerap diabaikan, saya harus menekankannya untuk musim hujan.

Kelembaban udara yang relatif tinggi pada musim hujan pasti berimbas ke dalam sangkar. Jika sangkar jarang dibersihkan, maka bakteri, virus, dan parasit sangat mudah menyebar di tempat yang lembab.

Jaga kebersihan sangkar perkutut dengan cara mencuci bersih tatakan kotoran pada sangkar, kemudian disemprot dengan FreshAves.  Hal ini sangat berguna untuk mencegah kemungkinan pembiakan bakteri, jamur, parasit, semut, dan serangga selama musim hujan.

Ramuan herbal untuk perkutut

Untuk menjaga kondisi perkutut agar selalu fit selama musim hujan, Anda bisa menggunakan ramuan herbal yang bisa dibuat sendiri dengan cara mudah. Ambil bawang merah, lalu potong dan ambil bagian dalam atau intinya. Bagian inti tersebut diiris-iris seukuran butiran voer untuk burung kicauan, kemudian dilolohkan ke dalam mulut / paruh perkutut.

(sumber: omkicau.com)

Rabu, 22 Mei 2013

Tips memelihara burung perkutut supaya rajin bunyi

Tips memelihara burung perkutut supaya rajin bunyi
Pada prinsipnya burung perkutut yang sehat dan senang hatinya biasanya rajin bunyi. Apa lagi jika perkututnya sudah birahi (sdh suka lawan jenis/cukup umur).

Jadi perhatikan dan pastikanlah burung perkutut anda sehat. Ciri burung perkutut yang sehat secara umum adalah berbulu mulus, halus dan tidak mengkorok. Burung juga tidak kurus dan tidak terlalu gemuk juga. Burung yang terlalu gemuk cenderung malas bunyi.

Burung yang sehat juga memiliki kotoran yang agak bulat dan solid. Biasanya berwarna agak kecoklatan dan agak padat setelah mengering. Burung yang mencret (berair) menandakan kurang sehat (biasanya cacingan). Tapi terkadang ada burung yang sangat doyan minum sehingga kotorannya berair seperti mencret. Kotoran yang berwarna hijau juga menandakan burung perkutut yang kurang sehat.

Setelah di pastikan burung anda sehat maka pastikan juga burung perkutut anda senang hatinya. Burung yang senang hatinya akan senang sekali berbunyi. Jadi anda harus membuatnya merasa senang dan nyaman di lingkungan anda.

Salah satu cara untuk membuat peliharaan anda senang adalah dengan memberikan pakan kesukaannya. Sudah lumrah jika perkutut gemar sekali mengacak-acak pakannya hingga terkadang berantakan di lantai. Jika terlalu banyak yang di buang berarti pakan tersebut tidak di sukai perkutut.

Cobalah memberikan beberapa pakan di wadah yang terpisah. Yang duluan habis maka itulah yang di sukainya.

Langkah berikutnya adalah coba perhatikan tempat gantungan kesukaannya. Cobalah 1 lokasi sehari. Misalkan hari ini disisi kanan teras dan perhatikan tingkah lakunya. Jika dia tampak tenang dan mau bunyi maka itulah lokasi favoritnya. Setelah ketemu lokasi kesukaannya, maka tiap hari harus di cantol disitu sampai dia rajin bunyi. Setelah burungnya rajin bunyi baru coba di lokasi lainnya agar terbiasa bunyi dimana saja.

Jika perkutut anda terlihat tidak tenang di gantung dimana saja apalagi jika ada orang lewat, maka anda harus sering2 memandikannya.

Jika tips di atas sudah di coba dan belum berhasil, maka anda harus membuatnya birahi. Cara gampang saja, jodohkan dengan betina atau di umbar dengan beberapa ekor betina sekaligus di kandang umbaran atau di sebuah sangkar berukuran agak besar.

Usahakan betina yang anda satukan dengan perkutut kesayangan anda berumur lebih muda dan perkutut kesayangan anda harus masuk umbaran duluan sehari sebelumnya supaya dia jadi yang berkuasa di kandang tersebut. Seandainya berkelahi biarkan saja selama perkutut kesayangan anda yang menang. Biarkan kejar-kejaran apalagi sampai bekur dan jodoh.

Selamat mencoba !!!
sumber: perkutut-sby.com

Rabu, 20 Februari 2013

Penyakit cacingan pada burung perkutut dan cara mengatasinya

Penyakit cacingan pada burung perkutu dan cara mengatasinya
Penyakit cacingan adalah penyakit yang sering di derita perkutut. Penyakit ini biasanya di idap oleh perkutut yang baru di beli dari peternak (kebanyakan peternakan menggunakan alas kandang berupa tanah yang merupakan media perkembang biakan cacing) atau dari pasar burung. Meskipun tidak semua peternak menggunakan media tanah sebagai alas kandang ternak, tetap ada baiknya jika perkutut yang baru anda beli di beri obat cacing supaya lebih terjamin kesehatannya.

Perkutut yang cacingan akan menunjukan gejala seperti malas bunyi, kotoran mencret, tidak nafsu makan, badan kurus dan wajah terlihat tidak segar. Terkadang cacingan juga di sertai gejala bulu mengkorok (berdiri). Jika di biarkan, penyakit cacingan ini bisa menyebabkan perkutut menjadi semakin malas berbunyi dan bahkan lumpuh.

Pengobatan perkutut cacingan

Perkutut yang mengidap cacingan bisa di obati dengan cara pemberian obat cacing untuk manusia (mis: combantrin).

Dosis yang di gunakan untuk perkutut adalah pecahan combantrin tablet sebesar biji kacang hijau. Jangan gunakan dosis yang terlalu besar karena bisa menyebabkan kerusakan pada saluran cerna sehingga burung akan menjadi malas makan.

Obat cacing juga bisa menggunakan obat khusus seperti exitor dengan menggunakan dosis sesuai dng yang terlampir di kemasan. Obat cacaing ini biasanya mudah di temui di kios-kios burung.
(sumber: perkutut-sby.com)

Kamis, 18 Oktober 2012

Cara memelihara dan merawat burung perkutut

Cara memelihara dan merawat burung perkutut
Cara memelihara dan merawat burung perkutut
Perawatan perkutut sebenarnya termasuk sangat mudah jika di bandingkan dengan burung kicauan. Hal ini di karenakan burung perkutut tidak membutuhkan extra fooding yang aneh-aneh seperti jangkrik, kroto dan lainnya.

Cara Perawatan harian perkutut
Untuk perawatan perkutut sehari-hari yang perlu di perhatikan adalah kecukupan makanan dan minum di wadah pakan perkutut.

Makanan perkutut secara umum terdiri dari beberapa macam biji-bijian seperti milet, jewawut, ketan hitam, godem, dan gabah. Jika anda ingin menggunakan pakan jadi, itu lebih baik karena biasanya sudah komplit isinya.

Pakan perkutut. Saran saya untuk perawatan yang lebih optimal, berikan pakan perkutut jadi yang bermerk seperti longkung, madura koong, gold coin, larasati dan lainnya. Hal ini di karenakan pakan bermerk biasanya sudah di berikan campuran vitamin, madu, dan rempah-rempah untuk menjaga kondisi stamina perkutut. Untuk pakan tambahan, berikan sotong (pakan perkutut berwarna putih seperti tulang) untuk sumber kalsium.

Mandi. Memandikan perkutut tidak memerlukan bak karamba seperti burung ocehan. Memandikan perkutut juga tidak menggunakan handspray namun bisa juga asal dengan semprotan embun dan jangan kena kepalanya, Umumnya memandikan perkutut cukup dengan memegangnya dan mengusapnya dengan tangan yang basah atau bisa juga dengan memengangnya lalu di grujuk di bawah kran yang mengalir pelan. Dalam meandikan perkutut harus hati-hati agar tidak sampai hidungnya kemasukan air.

Waktu yang paling tepat untuk mamandikan perkutut adalah sore hari menjelang maghrib atau pada malam hari. Mandikan perkutut anda seminggu sekali atau dua hari sekali jika burung perkutut anda sangat liar. Dengan sering memegang dan memandikannya perkutut akan cepat jinak dan mengenal tuannya.
Perawatan kesehatan dan stamina perkutut

Penyakit. Penyakit yang sering menjangkit perkutut adalah cacingan. Tanda-tanda cacingan biasanya bulu burung mengkorok dan kotorannya mencret. Jangan anggap remeh penyakit ini, perkutut yang cacingan biasanya malas bunyi karena tidak fit. Perkutut akan cepat kurus badannya dan kotorannya akan bau.

Untuk perkutut yang sudah lama di perlihara di rumah biasanya sangat jarang terserang cacingan. Penyakit cacingan biasanya hanya terjadi pada burung perkutut yang masih baru keluar dari peternakan perkutut. Di peternakan perkutut pada umumnya alas sangkar adalah pasir, dan pasir adalah sumber dari telor cacing.

Cara pengobatan cacingan cukup dengan menggunakan combantrin tablet ukuran 125 mg yang dipotong kecil sebesar biji kacang hijau (agak kecil sedikit), lakukan ini pada malam hari agar burung tidak stress dan lemas karena pengaruh obat. Setelah di beri obat cacing besoknya segera bersihkan sangkar (cuci yang bersih). Lakukan ini sekali lagi satu minggu kemudian untuk memastikan perkutut anda bebas dari cacingan.
Untuk pencegahan, sebaiknya berikan pakan jadi yang bermerk karena pakan bermerk biasanya di masak dalam pengolahannya dan berikan air minum yang telah masak.

Stamina. Untuk menjaga stamina, perkutut perlu di berikan vitamin anak-anak seperti vitkom atau vitamin cair untuk bayi pada minumannya 1 – 2 minggu sekali. Untuk menjaga kestabilan bunyi, lolohkan kacang hijau yang sudah di rendam dengan air panas dan di biarkan mengembang (rendam sekitar 6 jam). Lolohkan pada malam hari setelah di mandikan.

Kerekan. Pada dasarnya perkutut rumahan tidak perlu di kerek. Burung perkutut yang di kerek dalam perawatan hariannya adalah untuk melatih mentalnya saja agar mau bunyi jika di lombakan. Yang lebih penting adalah penjemuran karena perkutut adalah burung yang menyukai panas. Pada kondisi cuaca yang dingin biasanya perkutut agak malas untuk bunyi.
(sumber: bursaperkutut.blogspot.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...