Tampilkan postingan dengan label Tips memelihara burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips memelihara burung. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juli 2013

Tips pemeliharaan burung ciblek supaya cepat gacor

Tips pemeliharaan burung ciblek supaya cepat gacor
Tips pemeliharaan burung ciblek supaya cepat gacor - Bagaimana bikin burung ciblek jadi cepat gacor? Kuncinya ada di perawatan serta juga yang tidak kalah penting yaitu mental dari si burung itu sendiri. Layaknya kita ketahui ciblek yang telah kita kenal ada dua jenis type yakni ciblek dada putih serta ciblek dada putih kekuningan. Dari ke-2 type ciblek tersebut ada perbedaan ciri-ciri dari keduanya. Burung ciblek dada putih contohnya, bila telah kalah bertarung umumnya burung ini dapat lebih lama sembuhnya dibanding dengan burung ciblek dada kuning atau putih kekuningan.

Ciblek atau bhs latinnya prinia famillia ini yaitu burung kecil yang lebih kurang tahun 80 - 90an ada banyak bercengkrama di lebih kurang halaman tempat tinggal kita. Nada khasnya sebagaikan burung ini digandrungi oleh beberapa kicaumania di seluruh indonesia serta jadikan burung ini jadi naik daun serta berangsur-angsur mulai jarang tampak di alam bebas. Penangkapan yang terlalu berlebih jadi di antara karena menghilangnya burung ciblek di pekarangan maupun di kebun-kebun.

Ciblek jantan serta betina dapat dibedakan dari warna paruh sisi bawahnya. Untuk ciblek jantan dewasa warna paruh semuanya yaitu berwarna hitam namun untuk jantan muda warna paruh sisi bawahnya berwarna putih kepucatan dengan sedikit warna hitam di ujung paruhnya, namun untuk ciblek betina warna paruh sisi bawahnya berwarna putih.

Variasi nada burung ciblek umumnya seirama serta diperdengarkan dengan tempo tinggi ( ngotot ) serta terus-terusan, hingga enak didengar. Sebagian ciblek sudah bisa di master dengan nada burung lain. Arti nada tembakan, nada ngebren yaitu arti yang biasa dipakai oleh pengagum burung ini untuk menggambarkan nada burung ciblek yang tengah berkicau. Nada tembakan yaitu nada burung waktu memperdengarkan nada kerasnya dengan satu-persatu dengan tempo suara yang tidak demikian rapat. Ngebren yaitu nada ciblek yang diperdengarkan dengan tempo tinggi/rapat serta keras. Terasa jarang kita jumpai burung ciblek yang bersuara ”setengah hati”. Variasi nada burung ini dapat bergantung pada kecerdasan burung saat menangkap serta merekam nada burung lain di sekelilingnya.

Tidak saja untuk dipertandingkan, burung ciblek juga dikenal sebagai burung ”master” yang baik, terutama untuk burung kenari, branjangan, cucak hijau serta yang lain.
Perawatan harian burung ciblek
  • makanan utama yang harus disediakan untuk ciblek tiap-tiap harinya yaitu :
  • Jangkrik kecil ( atau jangkrik dewasa sesudah di potong kepala, kaki serta sayapnya )
  • Ulat ( dapat ulat kandang / ulat hongkong )
  • Kroto
  • Voer lembut ( banyak kicaumania yang memberikan susu bubuk kedalam voernya )

Perawatan harian untuk ciblek dewasa
  • Perawatan harian dapat diawali dengan pemberian jangkrik kecil 3 ekor pagi / sore
  • ulat ( untuk UH sebelum saat diberikan baiknya kepala ulat dipotong dulu, serta semakin bagus lagi bila diberikan UH yang tetap berwarna putih / ubah kulit ) sejumlah 3 ekor p/s
  • kroto baiknya minimal 2 kali 1 minggu atau 3 kali 1 minggu.
  • Voer diberikan voer lembut serta digabung dengan susu bubuk.
  • Penjemuran minimal 2 s/d 3 jam tiap-tiap hari.
  • Pada saat menggantung burung ini upayakan berjauhan dari burung sejenis atau burung predator lainnnya layaknya toed/cendet/pentet.
  • Tempel dengan burung betina / burung muda optimal 2 kali 1 minggu sepanjang - 2 jam, untuk mengasah mentalnya.
Sebenarnya kunci dari pada perawatan harian burung yaitu bergantung dari setelan harian yang kita lakukan untuk burung kicauan kita, serta sesudah itulah yang jadikan sebagai patokan dari perawatan burung tiap-tiap harinya. Coba kerjakan pergantian perawatan layaknya jumlah jangkrik/ulat yang didapatkan tiap-tiap harinya lantas amati perubahan burung tersebut apakah burung tersebut makin agresif, rajin berkicau atau jadi jadi malas berkicau, cari setelan yang menurut anda yaitu setelan yang pas diaplikasikan pada burung anda tiap-tiap harinya. Umumnya sesudah anda mendapatkan setelan yang cocok untuk burung anda maka burung lalu dapat lebih optimal serta tentulah perihal ini yang amat diinginkan oleh kicauan mania, mempunyai burung yang gacor di tempat tinggal maupun di arena kontes.

sumber: merawat-burung.blogspot.com

Rabu, 10 Juli 2013

Tips menjemur burung berkicau di bawah sinar matahari

Tips menjemur burung berkicau di bawah sinar matahari
Cahaya matahari adalah variabel utama serta dan yang mutlak didalam kehidupan burung, terhitung type burung berkicau.

Faedah utama cahaya matahari untuk burung :
  • Dapat merubah pro vit. d jadi vit. d.
  • Membunuh mikroba serta jamur di tubuh burung terhitung sangkarnya.
  • Bikin tubuh burung jadi hangat.
Panduan menjemur burung
  1. Periode penjemuran yang paling baik yaitu pada waktu fajar atau tetap pagi buta agar burung dapat memperoleh embun.
  2. Pengembunan amat baik untuk burung dikarenakan pada waktu itu situasi hawa betul-betul bersih dari debu serta polusi. perihal ini pasti amat tidak sama dengan situasi pada siang hari.
  3. Penjemuran benar-benar sangat berguna untuk burung, tetapi bila dijemur sampai melalui jam 9 pagi maka jadi dapat menyebabkan burung terkena cahaya ultraviolet terlalu berlebih yang dapat beresiko jelek pada kesehatan burung.
  4. Sesudah dijemur anda dapat lakukan perawatan atau penanganan spesial, contohnya pingin menambah gacor, persiapan lomba, pingin lebih ramping, dan sebagainya.
  5. Upayakan untuk tidak menjemur burung didalam situasi dikerodong, terlebih bila anda tinggal di lokasi yang panas.
Alasannya yaitu burung dapat kepanasan didalam sangkar. disamping itu burung dapat kekurangan oksigen yang dapat menyebabkan kematian. tetapi bila anda tinggal di lokasi yang dingin perihal ini tetap diperbolehkan.

Bila anda bekerja dari pagi sampai malam ?

Bila anda disibukkan dengan kebiasaan berangkat kerja pagi serta pulang pada sore hari maka anda dapat meletakkan burung di satu sudut di mana bila melalui dari jam 9 pagi cahaya matahari tak lagi mengenainya.

Bila anda tidak dapat lakukan perihal tersebut maka baiknya anda lakukan penjemuran sekurang-kurangnya 1 minggu sekali pada hari minggu atau hari libur.  Penjemuran dikerjakan pada sebelum saat atau sesudah dimandikan ?

Anda dapat memandikan burung didalam karamba pada jam 6 sampai 7 pagi dengan catatan bila anda telah mengeluarkan burung sejak subuh. Sesudah itu anda dapat segera menjemur burung dikarenakan cahaya matahari tetap belum terlampau panas serta tak lagi bikin bulu burung alami pengerutan atau keriting.

Baiknya angin-anginkan dulu bila pada mulanya anda memandikan burung sesudah melalui jam 8 pagi. karena situasi burung dapat tambah baik dikarenakan burung yang dijemur dapat membereskan bulunya sendiri. Bila pada mulanya anda memandikan lantas menjemur burung di waktu situasi matahari telah panas maka situasi bulu telah jadi kering sebelum saat burung pernah merapikannya. karena bulu burung dapat jadi keriting atau tidak teratur dengan rapi.

Tak ada perbedaan pada penjemuran pada waktu sebelum saat atau setelah burung dimandikan bila anda lakukan seluruhnya pada pagi hari.  Tetapi bila anda cuma dapat memandikan burung sesudah burung dijemur maka anda mesti turunkan suhu tubuhnya dengan langkah diangin-anginkan terlebih dulu sebelum saat disemprot atau dimasukkan ke didalam karamba.

Tidak jadi problem bila anda memandikan burung cuma pada sore hari. anda dapat memandikan burung, lantas diangin-anginkan sebelum saat selanjutnya dijemur dengan cahaya matahari sore. dianjurkan agar tidak menjemur burung dibawah dari jam 4 sore di mana pada waktu itu cahaya matahari tetap amat panas.

Apakah penjemuran dapat kurangi efek gemuk ?

Cahaya matahari yang menyengat burung tidak dapat segera kurangi kegemukan, tetapi langkah ini dapat kurangi efek kegemukan. Prosesnya yaitu burung yang dijemur dapat jadi kepanasan serta kehausan. di waktu yang layaknya ini burung tak lagi makan serta lebih menentukan untuk minum air.

Karena tak lagi ada penumpukan lemak atau karbohidrat pada burung. disamping itu sistem penjemuran dapat membuahkan tenaga tambahan untuk burung. perihal inilah yang bikin burung jadi tampak lebih langsing.

Apakah penjemuran dapat membakar lemak ?

Cahaya matahari tidak dapat mengakibatkan berlangsungnya pembakaran lemak didalam tubuh burung. tubuh burung yang dijemurmengeluarkan cairan air serta bukan hanya mengeluarkan cairan hasil pembakaran lemak.Tersebut alasan mengapa burung yang kerap dijemur tampak lebih langsing dikarenakan mengonsumsi air, bukan hanya karbohidrat.

Burung yang kerap dimandikan dapat mengeluarkan banyak daya yang dapat meningkatkan pembakaran lemak ( seandainya tidak memperoleh makanan yang terlalu berlebih ) hingga burung dapat tampak lebih langsing.Pada waktu dimandikan burung dapat lakukan gerakan-gerakan untuk menata bulu serta menghangatkan badan di mana gerakan-gerakan ini memerlukan daya.

Burung dapat jadi lebih langsing bila burung tidak memperoleh karbohidrat yang terlalu berlebih pada makanannya di mana kedepannya lemak yang ada didalam tubuh dapat dilepaskan jadi daya.

Type burung serta kepentingan jemur

Tiap-tiap type burung memerlukan treatment penjemuran yang berbeda yang bergantung dengan rutinitas hidup di alam aslinya.
  • Untuk burung-burung type anis ( anis merah, anis macan, anis kembang ), kacer, tledekan atau sulingan, murai batu, beberapa jenis cucak, dan sebagainya, mereka tidak memerlukan waktu yang lama untuk berjemur. Mereka tidak memerlukan waktu penjemuran yang lama sebagaimana type burung pemakan biji-bijian. alasannya yaitu dikarenakan beberapa jenis burung ini di hidup di alam yang penuh dengan pohon-pohon yang rindang.
  • Untuk burung-burung type pemakan biji-bijian layaknya gelatik, kenari, derkuku, branjangan, perkutut, lovebird serta beragam type burung paruh bengkok lain dapat dijemur dengan waktu yang lebih lama bila dibanding dengan beberapa jenis burung cucak atau anis.  Apalagi didalam beragam masalah, sebagian burung yang macet bunyi dapat diterapi dengan menambahkan waktu jemur disertai dengan banyak mandinya. contohnya kenari atau lovebird yang memerlukan panas yang relatif banyak. Burung-burung pemakan biji biasanya hidup di ladang jagung, milet, gandum, padang rumput, dan sebagainya yang disebut tempat terbuka yang kerap terkena cahaya matahari.
  • Ada sebagian type burung yang dapat dikecualikan contohnya untuk type burung kakatua, burung jalak suren, cendet atau pentet serta sebagian burung yang lain.Contohnya burung jalak suren yang bukan hanya terhitung burung pemakan biji tetapi pada habitat aslinya burung ini senantiasa ada di rawa-rawa atau persawahan yang relatif memperoleh banyak cahaya matahari. Meskipun demikianlah, burung jalak suren yang dipelihara di rumah tidak memerlukan penjemuran yang lama.  Namun burung kakatua serta sebagian type burung nuri, walau mereka pemakan biji-bijian namun mereka semakin banyak datang dari habitat rimba memakan biji-bijian dari pohon-pohon yang besar serta rindang. Namun untuk burung cendet atau pentet yang disebut type burung pemakan serangga serta apalagi juga makan burung lain yang lebih kecil ( predator ), terlebih anakan di sarang. Contohnya di bali sana di mana burung cendet adalah musuh utama beberapa pemilik penangkaran alam anis merah, tak hanya biawak serta ular dan sebagian type hewan pemangsa anakan anis merah yang lain. Burung cendet umumnya bertengger di pucuk pohon yang tinggi atau bebatuan dan seterusnya saat mengincar mangsanya. karena burung cendet dapat tahan berjam-jam dibawah cahaya matahari.

sumber: ocehankenari.blogspot.com

Rabu, 19 Juni 2013

Tips dan trik cara menjinakan burung parkit

Tips dan trik cara menjinakan burung parkit
Sekilas burung parkit menyukai hidup berkoloni dan sangat mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan. Tetapi begitu kita pegang, terutama burung yang sangat jarang berada dekat dengan manusia, maka tak jarang berontak bahkan menggigit. Itu adalah reaksi wajar dan alami. Namun setelah kita mengetahui trik-trik menjinakkannya maka hal itu akan berbalik kondisinya. Si cantik paruh bengkok akan bersahabat dengan kita.

Yang perlu kita ketahui sebelumnya bahwa burung parkit tetaplah mempunyai naluri alaminya. Nah itulah yang harus kita fahami agar bisa memberlakukan burung parkit sebagaimana mestinya dan tidak semua burung mempunyai karakter yang sama sehingga kita harus jeli menentukan pilihan terlebih bila kita membeli di pasar burung secara acak.

kebetulan saya membeli di pedagang burung dekat rumah. Di kandang yang terdapat puluhan parkit dengan warna beragam serta jenis kelamin tidak dipisah antara jantan dan betina menjadi tantangan tersendiri. Nah supaya to the point berikut langkah-langkah mulai memilih dan cara menjinakkan burung parkit sebelum dilatih dengan beberapa ketrampilan tertentu :

TIPS MEMILIH BURUNG PARKIT

  1. Tentukan warna burung parkit kesukaan kita.
  2. Pilih kondisi burung yang sehat.
  3. Tekstur bulu burung yang mempunyai ciri mudah dijinakkan mempunyai tektur yang lembut. Burung yang bulunya bertekstur kasar biasanya memiliki perangai agak liar.
  4. Pilih usianya yang agak muda, jangan terlalu tua. Ciri-ciri parkit yang tua bisa dilihat dari tekstur atau sisik kaki yang terlihat sangat kasar dan gelap. Demikian juga paruhnya yang mulai terkikis (geripis) dan sangat gelap. Ciri parkit yang masih muda sisik kakinya lebih halus dan segar. Demikian dengan warna paruhnya lebih cerah.
  5. Jika kita memilih yang masih anakan. Bisa jadi point bagus.
  6. Jenis kelamin jantan biasanya lebih mudah dijinakkan/dilatih.

TIPS MENJINAKKAN BURUNG PARKIT

  1. Setelah membeli burung dari pedagang burung ataupun petshop burung segera dimandikan dengan menggunakan tangan. Usapkan air dengan perlahan dan penuh kasih sayang. Jangan perlakukan dengan kasar.
  2. Apabila sudah basah kuyub usap pelan-pelan tubuh burung parkit dengan sentuhan lembut. kemudian coba taruh di jari telunjuk kita agar bertengger.
  3. Pada kasus tertentu ada burung yang langsung bertengger tenang sambil menata/menyulam bulu-bulunya agar rapi dan cepat kering. Namun ada juga yang masih celingak-celinguk/bingung dan ingin pergi atau kabur dari tenggeran jari telunjuk kita. Untuk karakter burung yang seperti itu sebaiknya segera dimasukkan kandang terlebih dahulu dan diulangi lagi untuk esok harinya.
  4. Untuk burung parkit yang sudah bisa tenang di atas tenggeran jari telunjuk bisa kita coba tawari makanan kesukaannya berupa milet putih/merah, biskuit, jewawut, tauge ataupun yang lainnya. Bila ia merespon pertanda burung itu sudah mulai jinak. tetapi bila belum jangan putus asa. biarkan beberapa saat agar tenang di atas tenggeran jari telunjuk. setelah itu masukkan kandang.
  5. Pada masa penjinakkan untuk burung-burung yang belum mau mengambil makanan dari tangan kita, kandangnya cukup kita beri air minum saja tanpa makanan. Dengan tujuan supaya rasa lapar si burung memberi keberanian untuk mengambil makanan dari tangan kita langsung. Biasanya butuh waktu 1 hari setelah sedikit puasa burung parkit mulai 'terpaksa' mau mengambil makanan/biji milet langsung dari tangan kita.
  6. Sewaktu masih menjalani masa penjinakan burung harus makan dari tangan kita langsung sehingga ia akan menyesuaikan atau beradaptasi dengan kita secara cepat.
  7. Sebelum burung betul-betul jinak maka jangan diberi makan langsung dari tangan tanpa dalam kondisi basah/dimandikan hingga basah kuyub. Tujuan agar burung tidak kabur atau terbang.
  8. Bila dalam kondisi basah biasanya ia akan tenang dan sibuk mengurusi bulu-bulunya yang acak-acakan karena air. Di saat itu momen pas untuk melatih agar ia mau makan pemberian dari tangan kita langsung.
  9. Bila sudah mau makan langsung dalam kondisi basah biarkan hingga kering sambil kita suapi makanan kesukaannya.
  10. Sesekali perintahkan burung agar berpindah tenggeran dari jari telunjuk kita yang satu ketelunjuk kita yang lainnya. bila ia mau melakukan beri suapan hadiah untuknya. begitu seterusnya. Dan jangan lupa setiap kali memberi suapan sebut namanya agar terbiasa dengan perintah itu.
  11. Lakukan berulang-ulang hingga si burung parkit betul-betul jinak.


Tanda-tanda parkit yang sudah mulai jinak dan siap dilatih

  1. Mau bertengger tenang di atas jari telunjuk atau tangan kita.
  2. Mau makan langsung biji-bijian dari pemberian tangan kita.
  3. Tidak gelisah dan ingin kabur.
  4. merespon setiap panggilan namanya disebut....

sumber: http://burungparkitjinak.blogspot.com

Tips cara memilih makanan untuk pakan burung parkit

Tips cara memilih makanan untuk pakan burung parkit
Dalam setiap memelihara makanan merupakan hal yang penting karena menyangkut paut dalam kelangsungan hidupnya. Bagi anda pemelihara burung parkit sebaiknya jangan asalkan memberi makan. kenali makanan nya agar gisi dan kebutuhan mineral burung ini tercukupi.

Burung parkit termasuk salah satu jenis burung yang tidak terlalu rewel makannya. Bila sudah terlalu lapar makan kayu sangkarpun akan digerus untuk melampiaskan rasa laparnya. Makanan pokok burung parkit adalah biji-bijian kecil seperti jewawut, millet putih,millet merah,jagung muda,beras merah dan beberapa macam biji-bijian lainnya.

Karena itu ada tip khusus disaat memilih pakan burung kesayangan kita tersebut:

1. Pilih Makanan yang masih segar atau yang masih fresh. ciri-cirinya seperti warna pakan seperti millet atau jewawut yang terlihat cerah dan betul-betul berisi.  Hindari makanan yang lama karena hal tersebut akan mengurangi gisi dan mineral di dalam makanan tersebut

2. Bila memilih pakan kiloan dari pedagang langsung ada baiknya pakan tersebut kita seleksi dengan cara direndam air sebentar sehingga biji-bijian yang kosong mengapung diatas sehingga bisa kita saring dan buang. Biji-bijian yang baik akan tenggelam. Setelah perendaman segera kita saring dan jemur dengan panas matahari dengan tujuan agar pakan tersebut dalam keadaan kering dalam penyimpanan untuk menghindari jamur.

3. Cara lain yaitu setelah kita rendam/cuci biji-bijian tersebut kita sangrai (digoreng tanpa minyak) sambil kita tambahkan sedikit garam mineral/dapur ataupun vitamin (supplemen tambahan). hal ini akan menambah nilai gisi pada makanan burung parkit.

4. Kalau kita memilih pakan yang sudah jadi/bentuk kemasan tinggal kita berikan secara langsung. Makanan tambahan berupa sayuran seperti tauge atau jagung muda sangat disukai parkit. Makanan tersebut bisa kita berikan seminggu sekali untuk mengimbangi kecukupan gizi si centil warna-warni.

5. Satu lagi yang tidak kalah penting yaitu pemberian grid atau batu mineral yang bisa diambil dari kulit sotong ataupun tumbukan batu bata merah. Tujuan pemberian grid ini agar memberi kebutuhan mineral untuk si parkit sekaligus membantu proses pencernaannya. Dalam istilah perburungan ngasin/asinan.

6. Perlu diingat bahwa pakan yang berjamur sangat berbahaya bagi kesehatan burung parkit. jadi selalu perhatikan kondisi makanan burung parkit tersebut.

sumber: http://www.hewanpedia.com

Minggu, 02 Juni 2013

Cara memelihara kesehatan burung perkutut di musim hujan

Cara memelihara kesehatan burung perkutut di musim hujan
Perubahan dari musim kemarau ke musim hujan tentu membuat burung menjadi lebih rentan terkena penyakit. Karena itulah diperlukan perawatan ekstra untuk burung peliharaan selama musim penghujan ini. Kalau sebelumnya kita membicarakan perawatan burung branjangan di musim hujan, kali ini  kita membahas perawatan perkutut pada musim hujan.

Sebagian besar penggemar burung perkutut (kung mania) menyimpan burung kelangenannya di teras rumah, setiap hari. Bahkan sampai malam, sangkar burung tetap digantang di teras. Tindakan itu boleh saja dilakukan pada musim kemarau, yang terkadang suhu udara di malam hari pun tetap gerah.

perkutut kungmania
Tetapi di  musim hujan, ketika udara malam terasa dingin, sebaiknya sangkar perkutut ditutup dengan dikerodong. Fungsinya jelas untuk menahan dingin dan embusan angin malam yang bisa membuat kondisi burung cepat lemah, juga menghindari serangga seperti nyamuk yang biasanya menyerang sehabis hujan reda.

Pemberian makanan dan vitamin yang sesuai

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah pemberian makanan dan vitamin untuk perkutut yang disesuaikan dengan kondisi cuaca di musim hujan. Bahan pakan yang bisa menghangatkan tubuh perkutut antara lain ketan hitam. Sebelum diberikan, ketan hitam ditumbuk dulu sehingga dapat meningkatkan daya cerna.

Kondisi fisik burung juga perlu disokong dengan pemberian vitamin yang dilarutkan dalam air minumnya sebanyak 2- 3 kali sehari.

Kebersihan sangkar / kandang

Menjaga kebersihan sangkar / kandang sebenarnya harus dilakukan setiap saat, baik di musim kemarau maupun musim hujan. Tetapi karena kerap diabaikan, saya harus menekankannya untuk musim hujan.

Kelembaban udara yang relatif tinggi pada musim hujan pasti berimbas ke dalam sangkar. Jika sangkar jarang dibersihkan, maka bakteri, virus, dan parasit sangat mudah menyebar di tempat yang lembab.

Jaga kebersihan sangkar perkutut dengan cara mencuci bersih tatakan kotoran pada sangkar, kemudian disemprot dengan FreshAves.  Hal ini sangat berguna untuk mencegah kemungkinan pembiakan bakteri, jamur, parasit, semut, dan serangga selama musim hujan.

Ramuan herbal untuk perkutut

Untuk menjaga kondisi perkutut agar selalu fit selama musim hujan, Anda bisa menggunakan ramuan herbal yang bisa dibuat sendiri dengan cara mudah. Ambil bawang merah, lalu potong dan ambil bagian dalam atau intinya. Bagian inti tersebut diiris-iris seukuran butiran voer untuk burung kicauan, kemudian dilolohkan ke dalam mulut / paruh perkutut.

(sumber: omkicau.com)

Sabtu, 01 Juni 2013

Tips cara membedakan burung kenari jantan dan betina

Tips cara membedakan burung kenari jantan dan betina - Meskipun menentukan jenis kelamin kenari bukan hal yang mudah dan mereka yang sudah berpengalaman pun banyak menemui kesulitan, tetapi ini ada tips yang bisa digunakan (tetapi bukan hal yang mutlak) dan cuma sebagai panduan umum saja dalam menentukan kenari jantan atau kenari betina.
  • Sejak usia 3 hari pembuluh vena di sebelah perut akan turun menuju “ vent ( lubang angin / dubur ) dan akan menuju bagian depan dari “ vee “ yang ada dibagian depan “vent ,ini nampak pada burung kenari jantan yang masih muda. Tapi pembuluh vena ini tidak akan tampak pada kenari betina. Walaupun pembuluh ini ada di seluruh kenari jantan , akan lebih baik jika menganalisanya sebelum kenari jantan tersebut tumbuh bulu.
  • Pada 5- 8 hari ,ambil semua anak-anak kenari yang terdapat pada sarang yang sama (satu indukan ) taruh ke handuk dan sejajarkan seperti posisi kuda balap yang ada pada pacuan kuda. Yang melompat paling jauh adalah kenari jantan.
  • Lihatlah bagian tulang belakang mereka. Di sepanjang tulang belakang kenari jantan warnanya lebih kaku dan lebih pekat. Untuk yang betina warnanya kaku dan pekatnya tidak sampai sepanjang tulang belakang. dengan cara itu bisa diidentifikasi.
  • Sebelum anaka-anak kenari tersebut berbulu. Liatlah ke bagian kepala mereka. Untuk yang jantan lebih pipih (datar).Untuk yang betina lebih bulat.
  • Sekitar usia 6 – 7 hari anak2 kenari tersebut mulai membuka mata. Jika jantan maka matanya sejajar dengan paruhnya. Untuk yang betina, letak mata diatas paruh yang menyebabkan tampilan kepalanya lebih bundar.
    Tips cara membedakan burung kenari jantan dan betina
  • Ketika anak2 kenari diberi makan disarangnya oleh induknya .perhatikan tingkah laku anak2 tersebut. Yang berdiri paling tinggi , teriak paling keras dan yang paling ingin diberi makan duluan itu berarti yang jantan. Yang betina kakinya lebih pendek makanya mereka tidak berdiri tinggi dan karenanya mereka diberi makan lebih sedikit dibanding yang jantan.
  • Usia 28- 30 hari beberapa kenari2 muda terlihat mempraktekkan suara mereka untuk berkicau dengan baik. Bukan yang paling awal berkicau itu yang terlihat paling baik, burung 2 tersebut hanya suka berlatih berkicau lebih awal saja.
  • Sekitar 5 bulan atau 5 bulan lebih 2 minggu, kenari jantan bisanya warnanya lebih terang. pada bagian tertentu warnanya lebih tajam khususnya dibagian dekat kepala. Pusat kepala pada burung kenari betina yang berwarna kuning akan menjadi sangat terang.
  • Seandainya usia 6 bulan belum ketahuan jenis kalaminnya ,kenari2 yang dicampur diantara kenari2 maka. Kenari betina akan duduk lebih rendah lebih dikarenakan struktur badannya. Dan juga biasanya kenari betina akan berkelahi dengan kenari jantan ketika ingin berkicau atau mempraktekan suaranya. Meskipun sang betina dalam kondisi tidak sedang dalam masa bertelur dan ini hanya sekedar ingin berkicau saja.

Untuk mengetahu bagaimana posisi pen atau dubur pada jantan dan betina bisa dengan cara melihat gambar berikut ini : 

Tips cara membedakan burung kenari jantan dan betina

Pada gambar diatas terlihat disebelah kiri adalah gambar yang menunjukan kenari jantan, yang mana bisa terlihat dari pen yang tegak dan menonjol. sedangkan disebelah kanan adalah kenari betina yang terlihat dari pen nya yang sedikit mendatar , warna merah artinya kenari tersebut telah siap untuk ber reproduksi.

sumber : http://kmbogor.blogspot.com

Cara menjaga warna bulu burung kenari supaya tidak pudar

Cara menjaga warna bulu burung kenari supaya tidak pudar
Cara menjaga warna bulu burung kenari supaya tidak pudar - Untuk para penggemar burung kenari tentunya jika harus memilih warna burung kenari warna apa yang diinginkan, tentunya banyak yang menjawab burung kenari warna merah.

Banyak terjadi di para penggemar pendeskripsian warna merah pada burung kenari salah kaprah, ada yang menyebut warna merah padahal warna burung tersebut cenderung berwarna hampir mendekati warna wortel atau orange intensif bahkan ada yang menyebut dengan red factor. Tentunya bila kita mau balik lagi pada saat kita masih duduk dibangku SD tentunya kita pernah belajar akan warna, kita tahu bahwa warna merah bukanlah orange. Dan hal ini banyak terjadi di kalangan penggemar burung kenari pendeskripsian akan warna merah pada burung kenari justru warna orangelah yang dianggap merah, tapi apa mau dikata yang terjadi di dunia perburungan kenari warna merah kenari sebetulnya cenderung kepada warna orange.

Sebenarnya ada burung kenari yang memang mendekati warna merah sebenarnya dan itupun sangat sulit dijumpai dipasaran, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa burung kenari berwarna merah yang benar merah bisa dihasilkan lewat penyilangan antar gen dari burung sejenis, dan tentunya ini akan banyak memakan waktu lama dan butuh kesabaran yang tinggi.

Burung kenari yang berwarna merah memang lebih mahal bila dibandingkan dengan warna lainnya misal warna red intensif, di pasaran warna burung kenari red intensif rata-rata harga anakan sekitar satu bulan berkisar antara 850 ribu sampai dengan 1,2 juta dan itupun tergantung pada kualitas burung tersebut dan warna yang kedua red factor ( merah tapi cenderung ke orange) harganya berkisar 200 ribu sampai 300 ribu untuk ukuran anak berumur satu bulan.

Pada tulisan saya ini ada hubungannya dengan kenari merah dimana yang akan saya bahas disini mengenai trik cara meningkatkan warna merah burung kenari, begitu banyak orang agar burung kenarinya khususnya warna merahnya muncul dari warna normalnya dicara akal atau cara apapun agar dominan warna bulu merahnya muncul sehingga dapat memikat para pembeli, cara ini dapat ditempuh dengan obat-obatan pigmen warna yang sekarang sudah banyak dijual dipasaran lokal maupun produk luar negeri, hal tersebut sah-sah saja sebagai bentuk inovasi pemunculan warna ternd yang sedang digandrungi, namun hal tersebut ada dampak jeleknya yaitu kekecewaan dari pihak pembeli setelah beli burung tersebut, pada awalnya mungkin pembeli merasa bangga memiliki burung kenari yang warna merahnya begitu kontras, namun setelah burung memasuki masa moulting (rontok bulu) disinilah para pembeli merasa kecewa warna bulu burung kenarinya tidak semerah saat pertama beli alias kembali kewarna dasar semula yaitu cenderung ke warna orange bahkan warnanya lebih pias atau samar karena pengaruh tritmen dari obat-obatan peningkat warna tersebut.
Cara menjaga warna bulu burung kenari supaya tidak pudar


Beikut ini saya mau berbagi cara meningkatkan warna merah pada bulu burung kenari yaitu dengan cara pemberian cabe paprika warna merah bisa diberikan langsung atau bisa juga anda potong-potong kecil-kecil sebesar pentol korek api lalu anda jemur sampai kering, setelah kering bisa anda campurkan dengan pakan harian kenari tersebut sehingga kenari akan memakannya tiap hari, kandungan betakaroten yang ada di cabe papikra merah sangat tinggi maka apabila dikonsumsi oleh burung akan meningkatkan warna merah pada bulu kenari bahkan burng yang warnanya kuningpun bila diberi cabe paprika warna bulunya akan cenderung kewarna merah, apalagi bila warna bulu burung kenari tersebut berwarna red factor atau red intensif maka warna merahnya akan semakin muncul atau kontras enak dipandang mata, namun perlu diingat bahwa hal pemberian cabe paprika ini bukan merubah gen dari warna kenari menjadi abadi, tapi apabila kita kontinu pemberian cabe paprika tersebut tentunya yang ingin kenari red factornya warna merahnya menyala bisalah kita lakukan terus agar warna bulu kenari kita enak di pandang dan yang terpenting apabila burung yang bulunya sudah muncul warna merahnya bila ada yang berminat membeli tolong ceritakan kronologis warna merah tersebut akibat pemberian cabe paprika jangan di bohongi bahwa warnanya asli dari gen merah. Dan akibatnya bila kita berbohong tentunya kekecewaan yang akan kita dapatkan.

sumber: http://hobianekausaha.blogspot.com

Tips cara perawatan burung kenari

Tips cara perawatan burung kenari
Burung Kenari adalah burung penyanyi yang sangat banyak penggemarnya. Memiliki variasi warna yang beragam dan kombinasi warna yang unik. Suara burung Kenari sangat variatif dengan naik turun nada yang mempunyai ritme irama lagu yang baik. Merawat burung Kenari sangatlah mudah dan menyenangkan.

Dibawah ini adalah dasar – dasar cara perawatan burung kenari baik perawatan harian dan saat akan dilombakan, namun demikian tidak semestinya cara perawatan kenari di bawah ini dapat di ikuti, karena setiap burung ( kenari ) mempunyai sifat dan kebiasaannya masing – masing karena itu perawatan dibawah ini hanya secara umum dan garis besarnya saja.

KARAKTER DASAR BURUNG KENARI (CANARY)
  • Mudah beradaptasi, burung ini sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
  • Penyanyi dan petarung. Apabila mendengar suara burung kenari lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.
  • Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Variasi pakan yang kurang tepat, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Kenari betina dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
  • Tidak mudah stress. Burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan oleh manusia
PEMILIHAN BAHAN BURUNG KENARI YANG BAIK
( CIRI-CIRI BURUNG KENARI YANG BAIK DARI KATURANGGA )

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Kenari
  • Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Kenari jantan dapat dilihat bentuk tubuh yang serasi, mengeluarkan suara cuit yang lebih nyaring dan keras. Pilihlah kenari jantan yang memiliki vent lebih besar dan panjang.
  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang.
  • Kepala berbentuk kotak. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut  sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG KENARI
  • Bijian Mix. Pakan utama burung ini adalah Canary Seed. Tetapi kita dapat memberikan biji-bijian yang telah dicampur yang banyak dijual dipasaran.
  • Sayuran dan buah-buahan. Burung Kenari sangat menggemari sayur dan buah-buahan seperti: daun selada, daun sawi, gambas, mentimun, paprica, wortel, buah apel, buah pir, jagung muda.
  • Telur dan Kroto. Pada kondisi tertentu, kedua pakan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan, vitalitas fungsi-fungsi organ burung Kenari.
  • Asinan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan kalsium tambahan. Dapat diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan kalsium yang dibutuhkan.
  • Roti kering. Disamping menggemari pakan-pakan diatas, burung Kenari juga menyukai roti kering (jangan berikan roti kering yang memiliki kandungan garam dan gula yang tinggi).
PERAWATAN DAN STELAN HARIAN BURUNG KENARI

Perawatan harian untuk burung Kenari relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.

Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Kenari:
  • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung)
  • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Pakan dan Air Minum.
  • Berikan Sayuran segar atau Buah.
  • Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  • Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
  • Kontrol Pakan, Air Minum, Sayuran dan Buah.
  • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.
PENTING
  • Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu.
  • Telur Puyuh dapat diberikan 2x seminggu.
  • Variasi pemberian sayuran segar dan buah-buahan adalah kunci keberhasilan dalam perawatan burung kenari.
  • Asinan harus selalu tersedia didalam sangkar.
  • Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
  • Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
PENANGANAN APABILA BURUNG KENARI OVER BIRAHI
  • Berikan Mentimun selama 2 hari berturut-turut
  • Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
  • Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja
  • Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama
PENANGANAN APABILA BURUNG KENARI KONDISINYA DROP
  • Berikan buah Apel 4 hari berturut-turut
  • Perbanyak campuran Lin Seed, Niger Seed dan biji Fumayin pada pakan bijiannya.
  • Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu
  • Mandi dibuat 2 hari sekali saja
  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Kenari lain dahulu
  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
PERAWATAN DAN STELAN BURUNG KENARI UNTUK LOMBA
Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Kenari:
  • H-3 sebelum lomba, berikan buah Apel diselingi Kroto.
  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, berikan burung Telur Puyuh.
PENTING

Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung Kenari lain.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG KENARI PASCA LOMBA

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung Kenari:
  • Perawatan dan Stelan pakan dikembalikan ke Stelan Harian.
  • Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
  • Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.
SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG KENARI (CANARY)
Irama lagu yang dimiliki burung memegang peranan yang sangat penting di dalam penilaian lomba burung berkicau. Karena kembali kepada filosofi burung berkicau, daya tarik utama dari burung berkicau adalah kemampuan berkicaunya (irama lagu).

Memilih suara-suara master untuk burung andalan kita janganlah terfokus hanya memilih suara-suara master yang kedengarannya unik dan bagus.

Sangat banyak metode dan cara-cara yang dapat dilakukan di dalam proses pemasteran burung berkicau.

Dan juga banyak sekali berkembang mitos-mitos yang keliru dalam prakteknya dilapangan. Salah satu mitos aneh yang berkembang, yaitu burung yang akan di master harus melihat burung masternya, agar burung yang di master dapat menirukan gaya bunyi dan cara membuka mulut burung master tersebut.

Mitos lainnya yaitu proses pemasteran burung berkicau harus menunggu burung dalam keadaan ganti bulu atau mabung.

Sebenarnya Pemasteran dapat kita lakukan tidak harus menunggu burung berkicau dalam keadaan mabung atau berganti bulu. Burung berkicau dalam keadaan normal, bahkan dalam keadaan top form pun juga dapat dilakukan pemasteran. Ada Mitos yang mengatakan pemasteran burung harus menunggu masa burung mabung.
Alasannya karena Pada saat mabung, burung berkicau cenderung untuk banyak diam dan sangat jarang sekali berkicau. Burung yang banyak diam pada masa mabung tersebut, cenderung untuk lebih banyak menggunakan waktunya untuk menyimak dan mengolah suara-suara yang ada disekelilingnya. Apabila suara yang didengarnya sesuai dengan tipikal karakter suaranya, maka akan direkam dan ditirukan.

Kunci keberhasilan dalam memaster burung (pemasteran burung berkicau) adalah memaster burung dengan suara-suara master (burung master) yang cocok dan sesuai dengan karakter dasar lagu burung yang akan di master (burung maskot).

Cara Memilih Burung Kenari Yang Bagus

Mengingat banyaknya varietas kenari yang dikembangkan saat ini, maka untuk memilih kenari harus disesuaikan dengan tujuannya. Yakni, apakah akan memilih kenari postur (type canary), kenari penyanyi (song canary), kenari warna (color canary), atau campuran di antara tipe itu, atau semmbarang saja yang penting kenari. Kalau Anda ingin kenari dengan lagu yang bagus, tentunya bisa memilih kenari-kenari tipe penyanyi.

Sedangkan untuk yang posturnya bagus, Anda bisa memilih kenari postur. Sedangkan untuk memilih kenari warna, ya tinggal tentukan berdasar warna yang Anda sukai.

Hanya saja, Anda bisa memilih kenari secara umum yang biasanya disenangi saat ini. Yakni yang posturnya besar dan lagunya bagus. Untuk pilihan ini, tentunya Anda bisa memilih kenari-kenari hasil silangan sub-spesies yang berbeda, misalnya silangan Yorkshire dengan Waterslager, atau Yorkshire dengan Spanish Timbrado dan lain-lain.

Tips pemilihan:

Gaya tarung kenari berdasar bentuk body dan kondisi sayap dimana gaya tarung kenari bisa dikelompokkan dalam 3 jenis.
  1. Gaya buka sayap turun ½ atau hanya turun sedikit, dengan kepala hanya menggelang-geleng kanan-kiri (yang disebutnya gaya Steve Wonder).
  2. Gaya buka sayap turun penuh ke arah bawah, dengan model tarung sambil jalan kanan-kiri.
  3. Gaya buka sayap ke arah depan, dengan model tarung sambil jalan kanan-kiri.
  • Gaya 1, biasanya dilakukan oleh kenari-kenari dengan body keseluruhan yang terlihat tidak proporsional dan, jika dalam keadaan normal/tidak beraksi, kedua sayap bertemu bersilangan membentuk gunting dan karenanya, jarak antra ujung sayap dengan pangkal ekor relatif jauh (tidak bersentuhan). Kalau dilihat dari atas bodinya terlihat seperti persegi panjang dengan perbandingan panjang: lebar = 3:1.
  • Gaya 2, biasanya dilakukan oleh kenari dengan body proporsional, panjang dan kalau dilihat dari atas bodinya terlihat seperti persegi panjang dengan perbandingan panjang: lebar = 4:1; ujung bulu kedua sayap sejajar ke arah belakang, lurus.
  • Gaya 3, sama dengan ciri pemilik gaya 2, denagn perbedaan pada sayap yaitu ujung bulu kedua sayap sejajar ke arah belakang tetapi agak turun jatuh (ngglembreh- Jawa).
Cepat lambatnya kenari bunyi berdasar ketebalan bulu:
  • Kenari dengan bulu tebal (yang dia istilahkan “bulu rangkap”) cenderung lama untuk bisa bernyanyi secara maksimal.
  • Kenari dengan bulu tipis (yang dia istilahkan dengan “bulu satu”) lebih cepat berbunyi dengan capaian lagu maksimal (punya Om Erik, kenari 7 bulannya yang sudah berprestasi di tiga arena lomba, berbulu tipis.
Cepat lambatnya kenari bunyi berdasar warna dominan pada bulu:
  • Kenari yang memiliki warna dominan cerah (putih, kuning, orange) cenderung lama untuk bisa bernyanyi secara maksimal.
  • Kenari yang tidak memiliki warna dominan cerah (putih, kuning, orange) lebih cepat berbunyi dengan capaian lagu maksimal (punya Om Erik, kenari 7 bulannya berwarna bon dengan warna terbanyak (tetapi tidak terlihat dominan) hijau-kuning.
Kelebihan dan kelemahan kenari berdasar ketebalan bulu:
  • Kenari berbulu tebal/rangkap lebih bisa membawakan lagu dengan cengkok yang terdengar lebih jelas ketimbang kenari berbulu satu/tipis karena dalam membawakan suara hanya sedikit ditingkahi dengan gaya (baik sayap, maupun jalan kanan-kiri).
  • Kenari berbulu tipis lebih lincah dan bisa bergaya dengan mengandalkan suara-suara tembakan.
Cara perawatan

Sangkar:
Kenari sebaiknya ditempatkan di sangkar besar ukuran 45 x 45 x 50 cm dengan diberi tangkringan berdiameter 1 cm dari kayu kasar tetapi tidak runcing, seperti kayu asam misalnya. Tangkringan bisa dibuat bersusun dua, dengan dua tangkringan di atas dan satu di bawah.

Pakan:
Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D

Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.
Yang termasuk mineral yang diperlukan burung kenari adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.

Makanan yang sesuai untuk burung kenari
  • Bijian Mix. Pakan utama burung ini adalah canary seed. Tetapi kita dapat memberikan biji-bijian yang telah dicampur yang banyak dijual di pasaran.
  • Sayuran dan buah-buahan. Burung Kenari sangat menggemari sayur dan buah-buahan seperti: daun selada, daun sawi, gambas, mentimun, paprica, wortel, buah apel, buah pir, jagung muda.
  • Telur dan Kroto. Pada kondisi tertentu, kedua pakan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan, vitalitas fungsi-fungsi organ burung kenari.
  • Asinan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan kalsium tambahan. Dapat diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan kalsium yang dibutuhkan.
  • Roti kering. Disamping menggemari pakan-pakan diatas, burung Kenari juga menyukai roti kering (jangan berikan roti kering yang memiliki kandungan garam dan gula yang tinggi).
Perawatan dan setelan kenari mabung
Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.

Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).

Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.

Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.

Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik.

Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.

Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).

Penggangu tersebut antara lain:

* Penyakit – Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.

* Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).

* Kimiawi – penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.

* Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.

Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?

Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.
Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.
Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.

Lakukan pemasteran.

Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.

Dari berbagai keterangan tips tersebut di atas itu kembali kepada burung tersebut dalam pemeliharaan keseharian atau kebiasaan masing – masing burung.
 
sumber : vdocd dan omkicau.com

Rabu, 22 Mei 2013

Tips memelihara burung perkutut supaya rajin bunyi

Tips memelihara burung perkutut supaya rajin bunyi
Pada prinsipnya burung perkutut yang sehat dan senang hatinya biasanya rajin bunyi. Apa lagi jika perkututnya sudah birahi (sdh suka lawan jenis/cukup umur).

Jadi perhatikan dan pastikanlah burung perkutut anda sehat. Ciri burung perkutut yang sehat secara umum adalah berbulu mulus, halus dan tidak mengkorok. Burung juga tidak kurus dan tidak terlalu gemuk juga. Burung yang terlalu gemuk cenderung malas bunyi.

Burung yang sehat juga memiliki kotoran yang agak bulat dan solid. Biasanya berwarna agak kecoklatan dan agak padat setelah mengering. Burung yang mencret (berair) menandakan kurang sehat (biasanya cacingan). Tapi terkadang ada burung yang sangat doyan minum sehingga kotorannya berair seperti mencret. Kotoran yang berwarna hijau juga menandakan burung perkutut yang kurang sehat.

Setelah di pastikan burung anda sehat maka pastikan juga burung perkutut anda senang hatinya. Burung yang senang hatinya akan senang sekali berbunyi. Jadi anda harus membuatnya merasa senang dan nyaman di lingkungan anda.

Salah satu cara untuk membuat peliharaan anda senang adalah dengan memberikan pakan kesukaannya. Sudah lumrah jika perkutut gemar sekali mengacak-acak pakannya hingga terkadang berantakan di lantai. Jika terlalu banyak yang di buang berarti pakan tersebut tidak di sukai perkutut.

Cobalah memberikan beberapa pakan di wadah yang terpisah. Yang duluan habis maka itulah yang di sukainya.

Langkah berikutnya adalah coba perhatikan tempat gantungan kesukaannya. Cobalah 1 lokasi sehari. Misalkan hari ini disisi kanan teras dan perhatikan tingkah lakunya. Jika dia tampak tenang dan mau bunyi maka itulah lokasi favoritnya. Setelah ketemu lokasi kesukaannya, maka tiap hari harus di cantol disitu sampai dia rajin bunyi. Setelah burungnya rajin bunyi baru coba di lokasi lainnya agar terbiasa bunyi dimana saja.

Jika perkutut anda terlihat tidak tenang di gantung dimana saja apalagi jika ada orang lewat, maka anda harus sering2 memandikannya.

Jika tips di atas sudah di coba dan belum berhasil, maka anda harus membuatnya birahi. Cara gampang saja, jodohkan dengan betina atau di umbar dengan beberapa ekor betina sekaligus di kandang umbaran atau di sebuah sangkar berukuran agak besar.

Usahakan betina yang anda satukan dengan perkutut kesayangan anda berumur lebih muda dan perkutut kesayangan anda harus masuk umbaran duluan sehari sebelumnya supaya dia jadi yang berkuasa di kandang tersebut. Seandainya berkelahi biarkan saja selama perkutut kesayangan anda yang menang. Biarkan kejar-kejaran apalagi sampai bekur dan jodoh.

Selamat mencoba !!!
sumber: perkutut-sby.com

Minggu, 03 Maret 2013

Cara penangkaran burung cucak ijo

Cara penangkaran burung cucak ijo
Cara penangkaran burung cucak ijo - Banyak sekali penghobi burung yang berniat menangkarkan cucak ijo atau cucak hijau. Pertanyaan standar yang disampaikan adalah bagaimana memilih calon indukan cucak ijo yang bagus serta menjodohkan cucak ijo tersebut.

Sebenarnya ada beberapa penangkar cucak ijo yang sudah sukses. Di web kicaumania.or.id misalnya pernah Om Bambang Is Malang (Moderator Breeding Kacer/Burung lain KM) bercerita tentang sukses dia menangkarkan cucak ijo. Juga Om Arkum2x (Moderator Breeding KM) yang bercerita melakukan eksperimen breeding cucak ijo di tempat temannya.

Hanya saja, karena secara ekonomi menangkar cucak ijo tidak menguntungkan, maka banyak yang ditinggalkan. Para penangkar lebih suka menangkar murai batu, cucakrowo, kenari atau lovebird.

Sedangkan cerita yang ingin saya sampaikan adalah kisah sukses menangkar cucak ijo yang pernah dilakukan Lintang Songo BF Solo. Tetapi ya itu, karena “tidak ekonomis”, maka Lintang Songo BF hanya menangkarkan jalak bali, cucakrowo dan murai batu. Dalam sejarah perjalanannya, Lintang Songo BF sukses menangkarkan jalak suren, jalak putih, kacer, anis kembang dan cucak ijo. Khusus untuk cucak ijo, hanya beranak sampai dua kali dan setelah itu ditinggalkan. Penangkaran lain seperti jalak suren, jalak putih, kacer dan anis kembang juga ditinggalkan. Yang bertahan dan dikembangkan serius adalah jalak bali, dan cucakrowo. Sedangkan murai batu, hanya disisakan satu indukan bagus, Hercules dengan betina anakan dari Alpacino.

Kandang, indukan, penjodohan

Untuk memilih indukan jantan, pilih saja cucak ijo yang sehat, tidak cacat fisik dan gacor dengan perkiraan usia di atas 2 tahun. Sedangkan betinanya, bisa dipilih yang usia di atas 1 tahun, mulus dan sudah mau bunyi kalau didekatkan dengan cucak ijo jantan. Pilihlah jantan dan betina yang jinak, dalam arti tidak takut lagi dengan manusia. Soal asal cucak ijo, pilih sesuai keinginan Anda. Bisa asal Sumatera, Blora, Jember, Banyuwangi atau dari manapun.

Setelah calon indukan dipilih kemudian kita melakukan proses penjodohan. Proses penjodohan bisa dilakukan dengan kandang penjodohan, yakni sangkar bersekat yang sekatnya bisa kita ambil sewaktu-waktu. Jika tidak punya sangkar sekat, bisa gunakan sangkar harian biasa.

Penjodohan dilakukan dengan selalu menempelkan sangkar si jantan dan betina berdempetan. Dengan posisi ini, maka jantan yang sudah birahi pada tahap awal akan selalu berkicau mengarah si betina. Si betina juga akan menanggapi dengan siulan-siulan khas betina. Jika belum mau berjodoh, betina akan menghindar dengan cara menjauh dan bersikap cuek. Proses penjodohan ini bisa berlangsung lama atau sebentar tergantung dari kondisi birahi masing-masing.

Ada baiknya dalam proses penjodohan ini kita memperhatikan apa yang pernah disampaikan Om Arkum. Dia mengatakan bahwa dalam tahap penjodohan, dia biasanya melihat dulu apakah burung secara umur sudah siap atau belum, kemudian sudah birahi atau belum. Faktor birahi sangat mempengaruhi proses penjodohan, cepat atau tidak dan berantem atau tidak dan ini juga di pengaruhi umur burung. “Trik yang sering saya pergunakan untuk menjodohkan burung adalah dengan kandang sekat. Jadi suatu saat untuk melihat jodoh atau tidak, saya tinggal menarik pembatas kandang sekat yang ada di tengah,” katanya.

Untuk membuat burung cepat jodoh, dia biasanya melakukan hal sebagai berikut:
1. Hari pertama diberi EF yang lebih dari biasa, misal jantan betina diberi masing-masing 10 ekor jangkrik dan 10 ekor cacing dengan tujuan agar keduanya terpacu birahinya.
2. Hari kedua, jatah jantan tetap dan jatah betina dikurangi, misal 10 : 5, hal ini ditujukan untuk tetap menjaga birahinya
3, Hari ketiga jatah jantan ditambah dan jatah betina dihilangkan. Tujuannya pada saat si jantan birahi, dia akan memainkan EF di mulutnya, dan pada saat yang bersamaan si betina kelaparan karena tidak mendapat jatah makan, sehingga si betina akan berusaha meminta jatah makan dari si jantan.

Proses ini bisa dilanjutkan untuk beberapa hari ke depan. Lamanya tergantung burung itu sendiri, bisa sehari, 2 hari atau mungkin 1 bulan belum jodoh.

Proses penjodohan seperti itu pula yang dilakukan Mas Samino di Lintang Songo BF Solo. Proses penjodohan ini dilakukan selama hampir sebulan sampai jantan betina mau bercampur tanpa tarung lagi.

Untuk mengetahui apakah mereka bisa akur atau tidak, sesekali mereka dicampur terutama di saat dimandikan di karamba. Kalau mereka tidak tengkar, maka bisa dicoba dijadikan satu. Kalau masih ada tanda-tanda bertengkar, maka perlu dipisah lagi. Lakukan hal itu sampai burung benar-benar mau dikumpulkan jadi satu tanpa saling serang.

Sekadar tips dari saya, jika burung Anda sulit atau lama berjodoh, maka Anda bisa menggunakan BirdMature. BirdMature adalah produk untuk meningkatkan birahi burung secara cepat, terutama untuk burung-burung penangkaran. BirdMature sudah teruji di kandang penangkaran lovebird punya Om Dwi, DT BF Jogja, dan penangkaran murai batu Black BF Cilacap.

Manajemen pakan penangkaran cucak ijo

Untuk persoalan penyediaan sarang dan sarana-prasarana lain, Anda bisa melihatnya lagi di artikel Kandang penangkaran burung. Sementara untuk penangkaran dengan sangkar gantung, meski sudah berhasil bertelur  seperti yang dilakukan Om Angin Jakarta, tetapi belum ada informasi apakah sudah bisa menetas (sudah terjadi perkawinan, mengeram tenang dan menetas). Sedangkan untuk masalah pakan, burung cucak ijo bisa saja diberikan dengan pola standar berupa voer, serangga, cacing dan buah-buahan. Namun demikian pemberian pakan untuk burung penangkaran harus lebih banyak porsinya ketimbang burung untuk peliharaan harian.
 
Hanya saja, perlu diingat, pemberian asupan yang tidak seimbang justru akan memperlama proses produksi. Penggunaan voer untuk ayam broiler misalnya, memang meningkatkan jumlah protein, tetapi pada saat yang sama jumlah lemaknya pun banyak. Padahal, burung penangkaran yang kegemukan, akan sulit bereproduksi dengan baik. Begitu juga dengan voer yang biasa digunakan untuk burung kicau harian, secara umum sudah baik, namun kandungan mineralnya seringkali tidak bisa kita pastikan karena banyak voer yang dijual tanpa disertai keterangan komposisi isi yang memadai. Dalam kaitan inilah saya menyarankan ke beberapa penangkar untuk memberikan multi vitamin dengan komposisi yang pas untuk burung.

Multivitamin yang bagus setidaknya mengandung vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3; zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate. Untuk referensi ini, silakan baca tentang produk BirdVit.

Pada saat yang sama, burung di penangkaran membutuhkan mineral yang komplit dan seimbang. Unsur Ca dan K misalnya, harus benar-benar tercukupi sehingga proses pembuatan cangkang telur bisa berlangsung dengan baik. Lebih dari itu, kekurangan mineral pada burung akan menyebabkan beberapa kendala dalam penangkaran, antara lain bulu lemah, tidak mulus, kusam; terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); paralysa (lumpuh); perosis (tumit bengkak); anak burung mati setelah menetas; mengalami urat keting (tendo); terlepas sendinya, tercerai (luxatio); paruh meleset, kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; tidak juga segera bertelur, telur kosong, produktivitas rendah, dan daya tetas rendah, serta kematian embrio tinggi. Untuk menghindari hal itu, ada baiknya Anda mengetahui masalah mineral burung.

Masa mengeram

Seperti halnya penangkaran burung pada umumnya, cucak ijo membutuhkan lingkungan yang tenang. Paling tidak, harus terbebas dari gangguan predator (kucing, tikus dll). Sementara untuk menghindarkan burung dari serangan penyakit yang berasal dari parasit, maka Anda harus memastikan kandang yang relatif bebas parsit dan serangga pengganggu seperti semut dan kecoak.
Parasit pengganggu burung di penangkaran ada macam-macam. Jika tidak ditangani secara serius, maka akan menyebabkan betina tidak nyaman dalam mengeram. Akibatnya, burung tidak tenang dan selalu turun dari sarang. Jika ini berulang terjadi, maka dipastikan telur tidak bisa menetas karena tidak mendapatkan suhu pengeraman yang stabil. Kadang-kadang, gangguan parasit juga menyebabkan indukan berlaku agresif dan bisa mengobrak-abrik sarang, makan telur sendiri, dan lain-lain.

Selama masa mengeram, ekstra fooding perlu dikurangi dengan tujuan agar kedua burung tidak naik birahinya yang juga sering menyebabkan mereka berlaku agresif baik terhadap pasangan amupun terhadap telur yang sedang dierami.

Setelah usia pengeraman 14 hari, maka telur burung cucak ijo akan menetas. Untuk mengantisipasi masa menetas, maka mulai hari ke-12 pengeraman, Anda perlu meningkatkan jumlah ekstra fooding dan menyediakan kroto sebagai pakan pertama yang akan diberikan indukan kepada anakannya.

Manajemen anakan
Jika telur telah sukses menetas, maka anakan cucak ijo bisa Anda petik antara usia 5-10 hari. Kalau kurang dari 5 hari, kondisi burung terlalu lemah dan kadang menyulitkan kita untuk menyuapkan pakan. Sementara jika lebih dari 10 hari, burung sudah takut dengan manusia. Akibatnya, mereka takut disuapi dan pada saat yang sama mereka belum bisa makan sendiri. Selanjutnya, ya bisa mati-lah anak-anak cucak ijo.

Anak-anak cucak ijo bisa Anda letakkan di wadah apa saja yang penting ada landasan dengan bahan yang sama dengan yang dibuat untuk membuat sarang di kandang penangkaran. Untuk landasan teratas bisa kita beri kapas agar lembut dan tidak melukai anakan burung. Anakan di wadah khusus itu kemudian bisa Anda letakkan di dalam kotak kayu atau kotak apa saja, dengan diberi lampu penghangat.


Sedangkan untuk pakan anakan cucak ijo yang diambil pada usia 5-10 hari, Anda bisa menyiapkan kroto yang benar-benar bersih dari kotoran dan bangkai semut. Suapkan perlan-pelan dengan alat suap yang bisa Anda buat seperti penjepit yang terbuat dari bambu. Atau Anda bisa membuat dengan bentuk apapun yang penting bisa untuk menyuapkan kroto ke paruh burung anakan. Kroto yang akan Anda berikan, perlu ditetes air sedikit sehingga memudahkan burung anakan untuk menelannya.

Untuk burung-burung di atas usia 7 hari, Anda juga bisa memberikan kroto yang dicampur dengan adonan voer. Untuk memastikan kecukupan vitamin dan mineral anakan burung, Anda perlu menambahkan BirdVit ke dalamnya.
Anakan burung pada usia 15 hari ke atas, Anda sudah bisa mulai memberikan jangkrik kecil yang dibersihkan kaki-kakiinya, dan dipencet kepalanya. Atau kalau untuk pemberian di masa-masa awal, jangan disertakan kaki dan kepalanya. Lebih baik lagi kalau Anda bisa memberikan jangkrik yang sedang mabung, yakni masih lembut dan berwarna putih.

Ketika anakan burung sudah mulai meloncat-loncat kuat di dalam boks sarang, Anda bisa memindahkannya ke dalam sangkar gantung. Hanya saja perlu diingat, dasar sangkar gantung tetap diberi landasan bahan yang sama dengan bahan pembuat sarang. Tujuannya adalah mencegah kaki burung anakan cedera. Sementara untuk tangkringan harus dibuat bertingkat agar burung juga belajar meloncat antar tangkringan.

Sementara itu untuk manajemen indukan pasca anakan diambil, Anda bisa menyetting pakan untuk indukan seperti pada masa pasca penjodohan. Setelah anakan diambil, biasanya 7-10 hari setelahnya, betina mulai bertelur lagi. Hal ini berulang terus dan akan mengalami perubahan ketika burung mengalami masa mabung. Mabung pada cucak ijo pada umumnya memang tidak sekaligus bulu ambrol dalam rentang hari yang pendek, tetapi nyulam-nyulam.

Dengan model mabung seperti ini, maka tidak mengherankan masih ada juga cucak ijo yang tetap betelur meski bulu mulai jatuh. Namun demikian, ada juga yang berhenti berproduksi seketika. Hal ini memerlukan kecermatan Anda untuk memberikan asupan yang bagus untuk burung penangkaran, sehingga meskipun kondisi fisik terlihat tidak fit, tetapi tetap saja mau berproduksi. Lain masalahnya kalau proses nyulamnya memang tinggi, yakni bulu banyak sekali yang berjatuhan, maka Anda harus bersabar untuk menunggu burung menyelesaikan masa mabung, rekondisi dan siap lagi berproduksi.
Tips dan info lain:

1. Jika burung jantan untuk penangkaran tidak juga gacor merayu betina meski secara umum terlihat sehat atau burung betina tidak juga matang kelamin meski sudah berusia di atas 7 bulan; atau telor-telor burung tidak isi dan karenanya tidak bisa menetas, kita perlu memastikan bahwa si jantan bisa memproduksi sperma yang “berisi” dan kesehatan reproduksi betina benar-benar maksimal. Kalau kita ragu bagaimana caranya, pastikan saja kita menggunakan Bird Mature (klik saja).

Selama kondisi alat-alat reproduksi dalam keadaan normal, Bird Mature sudah terbukti meningkatkan kesempurnaan proses reproduksi burung-burung penangkaran. Tidak hanya kenari, tetapi semua jenis burung.

2. Jika burung-burung anakan dari penangkaran kita gampang mati, atau kakinya sering pengkor, lembek, karena daya tahan tubuh secara umum lemah, kita perlu memastikan bahwa indukannya mengonsumsi Bird Mineral (klik saja).

Bird Mineral tidak hanya bagus untuk anakan tetapi juga indukan karena Bird Mineral menjadikan bulu kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabung; burung tidak terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); bebas paralysa (lumpuh); bebas perosis (tumit bengkak); menjadikan anak burung menetas sehat; burung tidak mengalami urat keting (tendo); burung tidak terlepas sendinya, tidak tercerai (luxatio); paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; burung di penangkaran bisa segera bertelur, telur berisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi; kematian embrio rendah.
(sumber: omkicau.com)

Sabtu, 02 Maret 2013

Tips merawat dan melatih burung merpati balap

Tips merawat dan melatih burung merpati balap
Merpati adalah salah satu jenis burung yang banyak dipelihara orang. Burung ini memang tidak mempunyai suara merdu seperti seperti burung kacer, burung pleci, burung cucak jenggot, Perkutut atau burung kicauan yang lain. Salah satu alasan burung ini dipelihara adalah untuk dijadikan burung balap. Balap merpati memang sering dilombakan di berbagai daerah. Pada kesempatan kali ini Suara Terbaru akan memberikan tips mengenai cara Merawat dan Melatih Merpati Balap. Silahkan baca tips berikut.
  1. Kunci utama agar merpati balap mau hinggap pada pasangannya dengan cepat adalah harus pada masa birahi.
  2. Periode birahi biasanya terjadi pada masa setelah sehari paska bertelur yang kedua.
  3. Untuk menghasilkan sprinter yang bagus maka merpati harus dibiasakan terbang rendah. Caranya yaitu joki harus sering melakukan teknik keplek pada betina dengan posisi jongkok.
  4. Gunakan pakaian yang sering anda gunakan melatih merpati pada saat lomba. Sehingga merpati lebih cepat mengenali anda dari ketinggian.
  5. Penjemuran burung merpati adalah penting. Selain berfungsi untuk menjaga bulu tetap kering, penjemuran juga akan membuat merpati tidak kehilangan nafas. Jemurlah satu jam saja pada pukul 08.00 setiap paginya.
  6. Berilah jamu khusus burung merpati atau bisa juga dengan meracik sendiri. caranya kencur, sunthi, kopi, telur madu kunyit dicampur dan diaduh sampai halus. Berikan 3 hari sekali sebesar butiran jagung cukup satu buah saja
  7. Setelah merpati dilatih, urutlah pangkal sayap. Hal ini sangat membantu memulihkan otot yang tegang, Semprotkan pula air secara halus ke sekitar kaki. Beri air secukupnya dan beras merah.
(sumber : arenaburung.blogspot.com)

Jumat, 01 Maret 2013

Mengenalkan mandi pasir pada burung kacer

Mengenalkan mandi pasir pada burung kacer
Mengenalkan mandi pasir pada burung kacer - Mandi pasir untuk burung merupakan treatment yang sering dilakukan para penghoby burung kacer, banyak dari para penghoby membenarkan bahwa kacer yang ditreatment dengan menggunakan pasir sebagai media mandi bisa mengantisipasi sifat mbangong dari burung kacer.

Nah pada postingan kali ini saya akan membagikan tips cara untuk memandikan burung kacer dengan media pasir atau sering disebut dengan kipu, hehehe… kalo nggak salah sebut!.
  1. Sediakan media, disini dipergunakan merupakan pasir putih yang sudah diayak dengan saringan terlebih dahulu untuk dapat memisahkan pasir yang kasar dengan yang halus. Kumpulkan pasir halus yang sudah diayak tadi pada suatu nampan (tempat), nggak perlu banyak-banyak pasirnya secukupnya aja!, kalo kebanyakan bisa buat bangun rumah tuh pasirnya!, hehehehe…
  2. Sediakan keramba, nah disini untuk tempat mandi saya pergunakan keramba mandi burung kacer yang biasanya diisi dengan air, kali ini akan digantikan dengan pasir.
  3. Semprot media pasir dengan air, jika ada semprot dengan air yang mengandung mineral ya!, karena pada dasarnya burung kacer melakukan proses mandi pasir adalah untuk menyerap mineral yang terkandung didalam pasir ataupun tanah!.
  4. Sekarang masukkan beberapa pakan alami seperti jangkrik dan ulat hongkong, pakan ini akan dipergunakan untuk merangsang burung kacer agar mau berpindah lokasi dari kandang harian ke keramba yang berisi pasir.
  5. Penentuan waktu, berdasarkan pengamatan saya jam 3 s/d 4 sore adalah waktu yang tepat untuk burung kacer mandi pasir, pada jam tersebut burung kacer kemungkinan besar akan langsung mau mandi, saya juga terinspirasi sama unggas tetangga sebelah yang mandi pasir tiap jam-jam tersebut.
Penting untuk dimengerti untuk mengenalkan mandi pasir kepada burung kacer memang butuh kesabaran!, jadi ya santai saja jika burung tersebut masih malu-malu ya lama kelamaan juga burung jadi terbiasa!.

Dan yang paling penting apabila burung kacer mengalami kekurangan mineral maka secara naluri burung tersebut akan langsung mandi
(sumber: burung-kacer.com)

Kamis, 21 Februari 2013

Langkah-langkah usaha penangkaran burung kenari

Langkah-langkah usaha penangkaran burung kenari
Burung imut bersuara merdu ini memiliki banyak penggemar di seluruh Indonesia. Selain itu warna burung kenari juga menjadi daya tarik tersendiri.Pada beberapa masa yang lalu usaha penangkaran kenari memang pernah booming namun setelah isu flu burung menjadi redup. Namun ternyata popularitas burung kicau yang satu ini kembali naik di kancah penghobi burung kicau. Usaha Penangkaran kenari memang menjadi bisnis yang cukup prospek untuk ditekuni. Salah satu yang mendukung usaha penangkaran kenari adalah cara ternak kenari yang cukup mudah.

Bagi pecinta burung , burung kenari memiliki karakter yang mudah untuk ditangkarkan termasuk bagi para penangkar kenari pemula. Konon asal muasal penangkaran kenari ini berasal dari daratan Eropa yang kemudian sampai ke Indonesia. Bahkan di Malang Jawa Timur telah menghasilkan trah kenari tersendiri.

Jika anda tertarik dengan usaha penangkaran kenari, hal pertama yang penting adalah suka terlebih dulu dengan burung yang satu ini. Selanjutnya anda bisa memulai dengan membeli pasangan indukan kenari. Ada berbagai macam jenis kenari, yang lokal dam import. Untuk kenari import harganya bisa jutaan rupiah, sedangkan kenari lokal bisa didapatkan dengan harga 400-600 ribu per pasang. Untuk Kenari bakalan harganya bisa lebih murah lagi dari nominal tersebut. Anakan kenari umur satu bulan bisa dijual dengan harga 80-100 ribu per ekornya. Akan lebih mahal lagi jika anda telaten merawat dan melatihnya hingga bagus kicauannya.

Yang Dipersiapkan Dalam Usaha Penangkaran KenariAda beberapa hal penting yang perlu dilakukan di dalam menjalankan usaha penangkaran kenari. Meski terbilang cukup mudah, namun semuanya perlu dipersiapkan matang-matang. Beberapa hal yang penting diperhatikan dalam usaha penangkaran Kenari adalah sebagai berikut:

1. Usia Induk Burung Kenari
Dalam usaha penangkaran kenari , pilihlah indukan yang masih berada dalam masa produktif. Jangan terlalu tua dan jangan terlalu muda. Biasanya burung kenari siap ternak berusia 6 bulan untuk betina dan 8 bulan untuk kenari Jantan.

2. Sistem Perkandangan Usaha Penangkaran Kenari
Posisi kandang sangat mempengaruhi keberhasilan usaha penangkaran kenari. Penempatan yang terbaik adalah sangkar atau kandang ternak menempel ke dinding disamping kiri dan kanan sangkar ditutup. Sangkar ternak di tempatkan di daerah yang bebas dari gangguan serangga , tikus, cicak dan lainnya.

Selain itu kaki-kaki kandang hendaknya diberi pelumas atau hal lain yang bisa menghindari semut masuk ke dalam kandang. Anakan burung kenari kadang-kadang dimangsa oleh semut-semut nakal. Meski sebenarnya mereka hanya memakan makanan burung kenari, kadang anakan kenari tidak luput dari serangan semut.

3. Menjodohkan Burung Kenari

Sebelum melaksanakan penjodohan burung kenari, tentunya anda harus paham terlebih dulu dengan jenis kelamin burung kenari. Bagi pemula memang akan sedikit sulit, namun jika sudah terbiasa akan lebih mudah. Karena itu jika akan menjalankan usaha penangkaran burung kenari ini, memahami perbedaan antara kenari jantan dan betina perlu dipelajari terlebih dahulu. Amati baik-baik perbedaannya dan jangan segan untuk bertanya pada yang sudah ahli.

Kenari Jantan biasanya berwarna lebih terang jika dibandingkan dengan betina dan kenari jantan memiliki warna-warna yang lebih tajam pada beberapa bagian tubuh khususnya di dekat kepala. Misalnya pada kenari warna kuning, pada pusat kepala akan tampak sangat terang.
Burung Kenari Jantan dan Betina

Cara lain untuk membedakan kenari jantan dan betina adalah dari struktur tubuhnya, kenari betina nampak lebih rendah dibandingkan kenari jantan saat mereka duduk berdampingan. Membedakan kenari jantan dan betina bisa juga dilihat pada bagian duburnya, setiap burung kenari memiliki lubang dubur atau vent. Pada kenari jantan vent ini akan begitu nampak menonjol pada kenari jantan, sedangkan pada kenari betina tidak begitu nampak. Akan lebih mudah diamati saat burung kenari belum tumbuh bulu.

Pada  usaha penangkaran burung kenari agar burung kenari jantan dan betina bisa berjodoh, awalnya masing-masing ditempatkan pada sangkar yang berbeda, dan kedua sangkar tersebut ditempatkan saling berdekatan. Jangan langsung memasukkan kenari jantan dan betina dalam satu kandang sekaligus sebelum mereka siap berjodoh. Bisa jadi mereka akan berkelahi sehingga burung kenari bisa rusak. Jika burung kenari jantan yang kalah, maka butuh waktu lebih lama lagi untuk mereka bisa berjodoh. Hal ini sering dilakukan pelaku usaha penangkaran kenari pemula yang belum begitu faham karakter burung kenari.

Jika pasangan induk burung kenari sudah siap berjodoh akan bisa dikenali dari tingkah lakunya. Tanda-tanda kenari siap berjodoh, pada saat kenari jantan didekatkan dengan betina ,si jantan akan mengejar/menabrak sangkar dengan bunyi yang kencang dan kenari betina menggelepar-geleparkan sayapnya tanda minta kawin.

Selain itu pada malam hari menjelang tidur kenari yang siap berjodoh selalu berusaha untuk tidur secara berdekatan. Tanda lain burung kenari siap berjodoh adalah antara burung kenari betina dan jantan saling meloloh makanan. Burung lenari siap berjodoh biasanga akan berperilaku jika dalam sangkar betina diberikan sarang atau bahan membuat sarang, ia akan segera menyusun dan merapihkan isi sarang.

Jika tanda-tanda kenari siap berjodoh anda temukan pada pasangan burung kenari maka segera satukan antara jantan dan betina. Meski tidak ada aturan yang baku namun menyatukan pada sore hari akan lebih baik, karena malam hari untuk beradaptasi dan diharapkan pagi harinya mereka sudah berjodoh.

Setalah burung kenari jantan dan betina sukses berjodoh, tinggal menunggu waktu untuk bertelur , mengeram dan anakan kenari menetas. Kenari biasanya bertelur 2 hinga 6 butir dalam satu periode. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kebersihan kandang dan makanan yang terjamin agar sukses dalam usaha penangkaran burung kenari.

Optimalisasi Produksi Usaha Penangkaran Kenari
Salah satu hal yang cukup penting dalam menjalankan usaha penangkaran kenari adalah bagaimana mengelola masa produksi indukan kenari. Burung kenari akan mengeluarkan telur 3 sampai 4 butir dalam satu masa. Namun ada kalanya hanya keluar satu telur saja. Telur burung kenari akan menetas setelah dierami oleh induknya selama 14 hari.

Setelah telur kenari menetas maka indukan akan menyuapi anaknya hingga mereka bisa makan sendiri. Untuk mempercepat burung kenari kembali bertelur, setelah dua hari anakan kenari diambil dan disuapi manual oleh penangkar kenari, sehingga 5 sampai 7 hari setelah mengeram kenari akan bertelur lagi, kemudian mengeram dan seterusnya demikian. Pemberian makanan yang baik dan mencukupi kebutuhan gizi kenari akan membantu mempercepat proses produksi ini.
Cara ini biasa dilakukan oleh pelaku usaha penangkaran kenari untuk mempercepat proses produksi anakan kenari. Dalam jangka 2 bulan akan dihasilkan 3 kali masa menetas anakan kenari.

(Sumber: usahaternak.com, omkicau.com)

Penyebab burung kenari mematuki kakinya sendiri

Begini cara mengatasi burung kenari yang mematuki kakinya sendiri
Kalau Anda perhatikan dengan seksama, kenari yang mematuki kakinya tersebut sebenarnya juga memakan remahan-remahan yang menempel pada kakinya. Hal seperti itu umumnya dijumpai pada kenari piaraan di rumah, yang memiliki faktor pemicu untuk mengalami gangguan tersebut. Tetapi pada indukan yang sedang mengasuh anaknya, yang sering muncul adalah induk mematuk kaki anak-anaknya.

Nah, apa faktor pemicunya? Umumnya, gangguan itu disebabkan burung kekurangan nutrisi (malnutrisi), kekurangan (defisiensi) vitamin, dan defisiensi mineral terutama kalsium (Ca).

Seperti diketahui, burung dalam proses pembentukan tulang dan bulu-bulunya membutuhkan nutrisi tinggi, terutama kadar protein dalam makanannya. Protein yang sangat berperan di sini adalah keratin.

Selain itu, burung juga memerlukan beberapa jenis vitamin tertentu, terutama vitamin A, B, C, D, dan beta karoten. Asupan kalsium yang kurang juga akan berakibat burung mengalami defisiensi mineral, sehingga dengan caranya sendiri burung berusaha mencukupinya, termasuk dengan mematuki kakinya sendiri, atau kaki anak-anaknya.

Malnutrisi pada protein keratin, kekurangan kalsium, dan defisiensi vitamin tertentu seperti disebutkan di atas, itulah yang merupakan faktor pemicu mengapa burung kenari sering terlihat mematuki kakinya atau kaki anak-anaknya. Faktor pemicu itu bisa bersifat tunggal, misalnya hanya kekurangan kalsium saja, atau kombinasi dari beberapa faktor.

Sisik pada bagian kaki mengandung kalsium dan protein keratin. Apabila kebutuhan kalsium dan keratin dalam pakan yang kita berikan tetap tidak terpenuhi, burung akan mengambil jalan pintas dengan mematuki sisik-sisik tersebut.

Hal ini tentu menyakitkan, apalagi anakan kenari yang kakinya dipatuki induknya. Apabila tidak segera ditangani, maka kenari akan mengalami stres dan mengakibatkan kondisi fisiknya makin tidak fit. Belum lagi kalau sampai muncul perdarahan dan luka.

Karena itu, pastikan burung selalu mendapat asupan pakan yang bergizi dan seimbang. Pakan bergizi tinggi bisa diperoleh melalui berbagai sumber, antara lain pemberian telur rebus yang dicampur dengan cangkang telurnya yang dihaluskan. Atau bisa juga membuat resep sendiri dengan menggunakan bahan telur rebus dan kulit-telur seperti pernah diulas di sini.

Perlu diketahui, putih telur (albumin), kuning telur (yolk), dan cangkang telur merupakan sumber nutrisi lengkap bagi burung kenari, karena banyak mengandung protein tinggi, vitamin, dan mineral khususnya kalsium. Karena itulah, pasangan kenari perlu diberi 1/4 telur rebus ini termasuk cangkangnya setiap hari, yang dapat membantu indukan dalam memberikan makan untuk anak-anaknya.

Berikan juga sayuran berwarna hijau tua untuk burung yang mengalami kekurangan nutrisi, lima kali dalam seminggu. Beberapa penggemar kenari di luar negeri malah sering memberikan nasi putih untuk kenari yang sering mematuki kakinya, dua kali dalam seminggu.

Nasi putih ? Ya, nasi putih ! Bahan pangan ini mengandung banyak karbohidrat dan zat-zat lain yang dibutuhkan tubuh, terutama untuk membantu pertumbuhan tulang dan otot. Pemberian nasi putih bisa membantu mengatasi kenari yang mengalami malnutrisi dan defisiensi kalsium, sehingga melampiaskannya dengan cara mematuki kakinya sendiri atau kaki anak-anaknya.
(sumber: omkicau.com)

Tips cara merawat burung kacer

Tips cara merawat burung kacer
A. RAWATAN HARIAN

Penjemuran
Penjemuran kacer harus dibuat rutin setiap hari agar burung lebih fit & mempunyai nafas yang lebih panjang. Durasi Jemur bisa dinaikan secara bertahap setiap minggunya

contoh :
  • minggu 1 jemur dari jam 8 s/d jam 10
  • minggu 2 jemur dari jam 10 s/d jam 10.30
  • Dan seterusnya sampai ketika di jemur lama kacer tidak membuka mulutnya
Ketika penjemuran sedang dilakukan, coba keluarkan semua pakannya, ini gunanya untuk menambah tebal suaranya. Setelah selesai dijemur taruh kandang ditempat yang teduh untuk diangin-anginkan sampai mulutnya tidak mangap lagi kemudian masukan dahulu Voernya pasti dia akan memakan karena selama penjemuran kacer tersebut tidak makan sama sekali.

Kenapa Voernya dahulu yang diberikan adalah supaya sewaktu memakan voernya ikut tertelan juga lendir kering yang ada dikerongkongannya.

Setelah memasukan Voer makanannya selama 15 menit baru masukan air minumnya. Air larutan bagus diberikan pada kacer dan berguna untuk kejernihan suara burung tersebut. Kalau air Larutan tersebut diminum sampai habis baru kita ganti dengan air putih sampai esok pagi.

Mandi
Mandi berguna untuk menstabilkan birahi/emosi, jadi pada dasarnya kita biasakan Kacer tersebut untuk mandi setidak-tidaknya 1x setiap harinya. Efek lain dari mandi adalah sedikit mengurangi kelelahan kacer dan mengurangi emosi. Tapi banyak juga yang kacernya kurang ngedur memandikan Kacernya berapa hari sekali ini agar birahi nya naik karena panas badannya.

Tips : Cobalah mandikan kacer pada waktu malam, ini salah satu solusi juga untuk mengurangi/menghilangkan mbagong, dan akan lebih bagus lagi jika menggunakan air dingin.  Dan pada saat mandi itulah kita berikan EF dan membersihkan kandangnya.

Makanan Ekstra

Buah
Buah-buahan bagus diberikan pada kacer yang berfungsi untuk menurunkan birahi & menajamkan suara.
Buah-buahan yang biasa diberikan pada kacer adalah ;
  • Pepaya, Lebih sering diartikan untuk menurunkan birahi (walau tidak signifikan)
  • Apel, Biasanya digunakan untuk menajamkan suara (walau tidak signifikan) dan membikin suara menjadi lebih jernih.
  • Pisang  : banyak yang bilang pemberian kacer malah membuat  kacer jadi gemuk. ini solusi buat anda yang punya burung kacer yang ingin kacernya terlihat gede/super :).

Jangkrik
Sudah menjadi rahasia umum bahwa jangkrik digunakan utk power suara Kacer tapi juga bisa menaikkan birahi kacer. Untuk harian jangan diberikan terlalu banyak agar terjaga birahinya.Menjelang lomba baru di naikan karena lomba memerlukan energi extra

Persiapan kacer ke lomba:
  • Jangan dulu dipertemukan dengan Kacer lain dan juga burung Muray Batu.
  • Pada pagi hari kacer dimandikan setelah itu dimasukan ke kandang umbaran untuk menguatkan otot-otot sayapnya.
  • Jemur sekuatnya.
  • Pada Sore harinya burung dimandikan dan kembali dimasukan kedalam kandang harian.
  • Berikan EF dan pada minggu-minggu terakhir pemberian EF ini ditingkatkan, contoh : Senin pagi jangkrik 5 , sore jangkrik 5
    Selasa pagi jangkrik 6 , sore jangkrik 6
    Rabu  : 7-7 + Ulat Hongkong
    Kamis : 8-8 + Ulat Hongkong
    Jum'at : Burung mulai dipindahkan ke sangkar khusus lomba s/d sabtu
    Minggu EF kembali normal 5-5 cuma di tambah dengan pemberian Ulat Hongkong
    Turun yg ke 2 lihat performa main pertama tadi baru di tambah EF secukupnya (Jangkrik+Ulat Hgk)

Tips :
Saya pribadi menyukai settingan rendah utk jangkrik pada hariannya, kalau bisa maksimal 3-4 ekor/hari. Teknisnya disesuaikan dengan aktifitas kita, bisa dilakukan dengan pemberian sekaligus atau diatur 2x pemberian. Yang terpenting kita coba biasakan dengan kebiasaan dan kesanggupan kita. Untuk Kacer yang mbagong baik di poloskan dulu saja (tidak diberi jangkrik ) atau diberikan jangkrik hanya 1x1 saja/harinya jangkrik terbanyak yang pernah saya tahu sekitar 120 ekor,ini diberikan pada H-1.

Cacing
Cacing bisa diberi untuk menurunkan efek birahi pada Kacer.
Tips : Usahakan cacing di hapus dari harian kecuali Kacer yang kita miliki adalah Kacer muda, karena Kacer muda rata-rata memiliki birahi yang LABIL dan cenderung di bawah standar.

Kroto
Walaupun masih banyak yang jarang memakai Kroto tetapi fungsi Kroto juga adalah untuk membuat kacer gacor & birahi cepat naik jadi lebih total ketika di adu.

Ulat Bambu (UB)
Biasa diberikan 1-3 ekor di lapangan ketika di adu kacernya nubruk2 sangkar/ngejeruji alias kegalakan.UB berfungsi untuk menurunkan birahi,jadi ini juga salah satu trik agar kacer tidak mbagong ketika di adu ,tetapi juga ini semua bergantung dari karakter burung kacer masing-masing.

Ulat Hongkong (UH),
sebaiknya jangan menggunakan UH sebagai EF harian karena UH memiliki efek (emosi)/panas tubuh yang instan.baik diberikan ketika hari hujan tidak ada panas,menjelang lomba ini biasa ane berikan 1-2 sesi sebelumnya,takaran bisa 10-20 ekor

B. Kandang dan Tangkringan

Kandang Harian
kita pilih yang mudah dibersihkan biasa menggunakan sangkar kotak/tempe ukuran bisa 40x40x70,40x45x70 dsb. Biasakan membersihkan kandang setiap hari agar kacer tidak gampang terkena kutu dan juga rumah kita tidak bau.

Kandang Lomba
Sesuaikan dengan kondisi kantong anda saja ^^

Tangkringan

Sesuaikan dengan gaya main nya dan pastikan dalam memasang tangkringan ekor  kacer jangan sampai terkena jeruji kandang agar tidak mudah  patah / rusak bulu ekornya.

Tangkringan Model Sejajar
Bisa digunakan secara bertingkat sejajar untuk kacer dengan gaya naik-turun lincah sambil mengkibas-kibaskan ekor, goyang mang....

Tangkringan Model Palang
Tangkringan palang bisa dipakai untuk kacer yang tidak terlalu banyak bergaya cenderung agar lebih nancap/nagen.

Tangkringan Model 3 tangkringan
Banyak ditemukan di daerah bangka, 2 dibawah,1 di atas (tengah2) salah satu cara agar kacer main tidak turun ke bawah.

C. Rawatan Mabung

- Jangan dimandikan,
- Full kerodong,
- Bersihkan kandang 2-3 hari sekali
- Saat yang tepat untuk rubah/reset settingan
- Saat tepat untuk memaster kacer
- EF normal harian saja

Selesai Mabung
- Mulai mandikan
- Terus di master
- EF di biasakan kembali
- Ketika bulu sudah full semua baru pelan2 di jemur lagi
- Kurang lebih 1 bulan full jemur tunggu bulu tuaan,baru mulai di lombakan kembali

Tips tambahan :
  • Jangan memiliki kacer lebih dari 1 kalaupun punya lebih sebaiknya dipisah dan jangan sampai saling kelihatan.
  • Sering-seringlah menggantang burung kkacer dekat dengan burung masteran.
  • Pada waktu menggantang burung dirumah jangan berdekatan dengan burung bertipe fighter lainnya semisal Muray Batu dan Tledekan.
  • Sewaktu dilapangan sebaiknya jangan sampai berdekatan dengan burung sejenis ataupun burung Muray batu, ini untuk menjaga kondisi dan energinya agar si burung tidak cepat capek sewaktu mulai giliran lomba.
(sumber:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...