Sabtu, 02 Maret 2013

Tips merawat dan melatih burung merpati balap

Tips merawat dan melatih burung merpati balap
Merpati adalah salah satu jenis burung yang banyak dipelihara orang. Burung ini memang tidak mempunyai suara merdu seperti seperti burung kacer, burung pleci, burung cucak jenggot, Perkutut atau burung kicauan yang lain. Salah satu alasan burung ini dipelihara adalah untuk dijadikan burung balap. Balap merpati memang sering dilombakan di berbagai daerah. Pada kesempatan kali ini Suara Terbaru akan memberikan tips mengenai cara Merawat dan Melatih Merpati Balap. Silahkan baca tips berikut.
  1. Kunci utama agar merpati balap mau hinggap pada pasangannya dengan cepat adalah harus pada masa birahi.
  2. Periode birahi biasanya terjadi pada masa setelah sehari paska bertelur yang kedua.
  3. Untuk menghasilkan sprinter yang bagus maka merpati harus dibiasakan terbang rendah. Caranya yaitu joki harus sering melakukan teknik keplek pada betina dengan posisi jongkok.
  4. Gunakan pakaian yang sering anda gunakan melatih merpati pada saat lomba. Sehingga merpati lebih cepat mengenali anda dari ketinggian.
  5. Penjemuran burung merpati adalah penting. Selain berfungsi untuk menjaga bulu tetap kering, penjemuran juga akan membuat merpati tidak kehilangan nafas. Jemurlah satu jam saja pada pukul 08.00 setiap paginya.
  6. Berilah jamu khusus burung merpati atau bisa juga dengan meracik sendiri. caranya kencur, sunthi, kopi, telur madu kunyit dicampur dan diaduh sampai halus. Berikan 3 hari sekali sebesar butiran jagung cukup satu buah saja
  7. Setelah merpati dilatih, urutlah pangkal sayap. Hal ini sangat membantu memulihkan otot yang tegang, Semprotkan pula air secara halus ke sekitar kaki. Beri air secukupnya dan beras merah.
(sumber : arenaburung.blogspot.com)

Jumat, 01 Maret 2013

Panduan cara beternak burung merpati bagi pemula

Panduan cara beternak burung merpati bagi pemula
Burung Merpati adalah jenis burung yang bisa di umbar atau di bisa di lepas dan akan kembali ke kandangnya sendiri. Burung merpati juga termasuk jenis burung yang mudah dirawat. dan untuk mencari merpati pun bukan hal yang sulit, karna merpati banyak dijual di pasar burung diindonesia. ada beberapa tips simple saat memilih burung merpati, tentunya untuk yang mau dirawat atau diternakan kembali.

1. Tentu saja burung yang kamu beli itu harus sehat.ciri burung merpati yang sehat adalah memiliki bulu yang bagus. bagian ujung sayapnya tidak melor alias turun. bila di tangkap dengan tangan tenaga reaksi/perlawanan besar.

2. Usahakan jangan membeli burung merpati yang sudah tua, ini tidak bagus bagi yang sekedar membeli untuk disembelih maupun untuk diternak.

ciri-ciri burung merpati yang telah berusia senja/tua adalah sebagai berikut, daging di sekitar paruh yang kelihatan tebal. bagian lubang hidungnya juga terlihat ada kerutan daging tebal. bila di cermati paruhnya sudah ngak kilat.

3.  Bila saat kamu memilih diantara banyak burung yang ada dalam satu sangkar, jangan terlalu dekat dengan sangkarnya dulu. ambil beberapa langkah ke belakang dan cermati perilaku si burung merpati dari kejauhan. yang mesti kamu perhatikan adalah burung yang menjadi raja didalam sangkar, atau yang memiliki sifat paling domininan

4. Pelajari ciri-ciri antara induk pejantan dan induk betina, induk pejantan biasanya memiliki paruh yang lebih tebal, lehar lebih besar, kepala yang lebih panjang dan besar. bulu disekitar lebih yang mengkilap. bila didekatkan burung lain pejantan/betina lain dia akan bekur (berkutut)

Kalau cara menternakan merpati juga gampang-gampang susah sebenarnya. ada dua metode disini, yang pertama sistim kurung. jadi burung merpati itu nga pernah dilepas atau keluar dari sangkar nya. cara ini tidak begitu maksimal bila dipilih dalam menternakan burung merpati. karna burung merpati adalah burung yang suka bersosialisai melalui terbang dan mondar-mandir. tapi bila ini cara yang terakhir dipilih metode ternaknya, usahakan sangkar nya di perbesar.

Sistim lepas kandang. bagi yang baru membeli burungnya dari pasar burung ngak boleh langsung dilepas. kurung dan kasih makan burung nya dahulu selama beberapa hari didalam kandang. selanjutnya sayap burung disalasiban/di lakban/di lem isolasi.barulah burung dilepas dalam keadaan sayap dilem (usahakan jangan merusak bulu sayapnya saat me-lem maupun membuka lemnya).biarkan burung keluar sendiri dari sangkar untuk pertama kali. saat malam tiba , bila si burung sudah tau cara pulang sendiri kerumah barunya berarti ada kemajuan.

Biarkan kejadian ini berulang-ulang selama beberpaa hari hingga memungkinkan untuk dilepas (tips yg paling aman adalah saat burung sudah bertelur dan mengerami baru dilepas)

Untuk mengawinkannya sendiri sebenarnya ada triknya, kumpulkan beberapa burung merpati dalam kandang selama seminggu, maka akan terjadi pacaran anatar sesama burung merpati. pasangan yang sudah menjadi ini tidak akan berpisah bila tidak diapa-apain atau satunya tiada. dan untuk melihat kapan saatnya burung merpati akan bertelur juga ada caranya. berikut adalah tanda-tanda burung merpati bila akan bertelur. indukan pejantan akan bersifat agresif dan membuntuti si burung betina kemana pun ia terbang. selalu mengekor dibelakang si burung betina hingga terlihat seperti overprotect (kayak orang yang pacaran aja :p)

sekedar pengetahuan, masa – masa inilah burung merpati bisa di balapkan.caranya : tangkaplah siburung indukan ketika memasuki kandang. pisahkan dan jangan sampai terlihat oleh burung pejantan selama beberapa menit. lalu ketika siburung jantan sudah terlihat sibuk/bingung mencari burung betina dan memanggil-manggil dengan suara khas khuuu khuuu keluarkan si burung betina.sijantan akan lengket ditangan

Sebenarnya dalam menjodohkan burung merpati sangatlah gampang, penglaman saya dalam menjodohkan burung merpati:

1. Pilih burung merpati yang akan kita jodohkan, tentu saja harus pastikan jantan dan betina. tapi terkadang burung sesama sejenispun juga bisa jodoh, tapi sangat jarang.

2. Kandangkan burung jantan dan betina dalam satu kandang. lebih bagusnya tutup kandang (gupon) pada malam hari.

3. Pada pagi hari mandikan burung dan jemur pada sinar matahari. Lebih bagus lagi jika burung jantan dan betina di pisahkan, tetapi masih dalam satu kandang.

4. Setelah kering masukkan burung dalam kandang lagi dan beri makan.

5. ulangi lagi dari no 2 – 4 kurang lebih 3 hari maka burung akan jodah dan disa untuk di templekkan.,.,

jika sudah jodoh (templek) maka burung jantan bisa di lepas dan akan mencari bettinanya (its itu yang namanya burung sedang ‘templek’ (bhs jawa)) hingga burung bertelur.

Untuk membantu menjaga perkawinan siburung agar lancar ada beberapa cara juga yang bisa kita lakukan. bila tanda-tanda akan bertelur sudah terlihat seperti yang baru kusebutkan diatas , kamu bisa menyediakan kayu-kayuan kceil seperti batang lidi, jerami, tali bekas yang kecil, atau apa saja yang sifatnya bisa di rangkai burung merpati jadi sarang. karna selama musim bertelur tiba, burung merpati akan mencari benda-benda tersebut untuk dibuat alas telur untuk pengeramaan.

Burung merpati hanya mengerami hanya sekitar 19-22 hari. itu waktu yang sudah pasti nya. ngak semua telur bisa menetas juga. paling banyak satu pasang burung merpati hanya menghasilkan 2 telur, 3 telur sangatlah langka. saat telur menetas kasihlah makan be-er atau jagung yang halus ke burung indukan, karna akan disuapi keanak-anaknya.

Makanan yang paling baik untuk merpati adalah jagung dan kacang hijau. namun ada beberapa adat yang melarang umatnya memakan atau membunuh burung merpati, apalagi menjualnya untuk disembelih. jadi, usahakan tidak berdagang burung merpati, membunuh, maupun memakannya. karna burung merpati juga merupakan teman manusia seperti layaknya kucing
(sumber: budidayanews.blogspot.com)

Makanan yang bagus untuk dikonsumsi oleh burung merpati

Makanan yang bagus untuk dikonsumsi oleh burung merpati
Setiap jenis makanan merpati, baik yang sengaja kita berikan kepada merpati maupun yang diperolehnya sendiri, mengandung unsur-unsur nutrisi (zat gizi) yang konsentrasinya sangat bervariasi, tergantung pada jenis, macam dan keadaan bahan makanan tersebut yang secara kompak akan mempengaruhi tekstur dan strukturnya. Unsur nutrisi ( zat gizi) yang terkandung di dalam bahan makanan secara umum terdiri atas air, protein, lemak, karbohidrat , mineral dan vitamin.

Setelah dikonsumsi oleh merpati, setiap unsur nutrisi (zat gizi) berperan sesuai dengan fungsinya terhadap tubuh merpati untuk mempertahankan hidup dan berproduksi secara normal. Tinggi rendah konsumsi pakan pada merpati sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal (lingkungan) dan faktor internal (kondisi merpati itu sendiri).

a) Temperatur Lingkungan
Merpati dalam kehidupannya menghendaki temperatur lingkungan yang sesuai dengan kehidupannya, baik dalam keadaan sedang berproduksi maupun tidak. Kondisi lingkungan tersebut sangat bervariasi dan erat kaitannya dengan kondisi merpati yang bersangkutan yang meliputi jenis merpati, umur, tingkat kegemukan, bobot badan, keadaan penutup tubuh (kulit, bulu), tingkat produksi dan tingkat kehilangan panas tubuhnya akibat pengaruh lingkungan.

Apabila terjadi perubahan kondisi lingkungan hidupnya, maka akan terjadi pula perubahan konsumsi pakannya. Konsumsi pakan merpati biasanya menurun sejalan dengan kenaikan temperatur lingkungan. Makin tinggi temperatur lingkungan hidupnya, maka tubuh merpati akan terjadi kelebihan panas, sehingga kebutuhan terhadap pakan akan turun. Sebaliknya, pada temperatur lingkungan yang lebih rendah, merpati akan membutuhkan pakan karena merpati membutuhkan tambahan panas. Pengaturan panas tubuh dan pembuangannya pada keadaan kelebihan panas dilakukan merpati dengan cara radiasi, konduksi, konveksi dan evaporasi.

b) Palatabilitas
Palatabilitas merupakan sifat performansi bahan-bahan pakan sebagai akibat dari keadaan fisik dan kimiawi yang dimiliki oleh bahan-bahan pakan yang dicerminkan oleh organoleptiknya seperti kenampakan, bau, rasa (hambar, asin, manis, pahit), tekstur dan temperaturnya. Hal inilah yang menumbuhkan daya tarik dan merangsang merpati untuk mengkonsumsinya.

c) Selera
Selera sangat bersifat internal, tetapi erat kaitannya dengan keadaan “lapar”. Pada merpati , selera merangsang pusat saraf (hyphotalamus) yang menstimulasi keadaan lapar. Merpati akan berusaha mengatasi kondisi ini dengan cara mengkonsumsi pakan. Dalam hal ini, kadang-kadang terjadi kelebihan konsumsi (overat) yang membahayakan merpati itu sendiri.

d) Status fisiologi
Status fisiologi merpati seperti umur, jenis kelamin, kondisi tubuh (misalnya bunting atau dalam keadaan sakit) sangat mempengaruhi konsumsi pakannya.

e) Konsentrasi Nutrisi
Konsentrasi nutrisi yang sangat berpengaruh terhadap konsumsi pakan adalah konsentrasi energi yang terkandung di dalam pakan. Konsentrasi energi pakan ini berbanding terbalik dengan tingkat konsumsinya. Makin tinggi konsentrasi energi di dalam pakan, maka jumlah konsumsinya akan menurun. Sebaliknya, konsumsi pakan akan meningkat jika konsentrasi energi yang dikandung pakan rendah.

f) Bentuk Pakan
Merpati lebih menyukai pakan bentuk butiran (pakan yang dibuat pellet atau dipotong) dengan ukuran partikel yang lebih mudah dikonsumsi dan dicerna.

g) Bobot Tubuh
Bobot tubuh merpati berbanding lurus dengan tingkat konsumsi pakannya. Makin tinggi bobot tubuh, makin tinggi pula tingkat konsumsi terhadap pakan. Meskipun demikian, kita perlu mengetahui satuan keseragaman berat badan merpati yang sangat bervariasi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengestimasi berat badannya, kemudian dikonversikan menjadi “berat badan metabolis” yang merupakan bobot tubuh merpati tersebut.

Berat badan merpati dapat diketahui dengan alat timbang. Dalam praktek di lapangan, berat badan merpati dapat diukur dengan cara mengukur panjang badan dan lingkar dadanya. Kemudian berat badan diukur dengan menggunakan formula:

Berat badan = Panjang badan (inci) x Lingkar Dada2 (inci) / 661

Berat badan metabolis (bobot tubuh) dapat dihitung dengan cara meningkatkan berat badan dengan nilai 0,75.

Berat Badan Metabolis = (Berat Badan)0,75

Kebutuhan pakan yang bergizi banding bobot tubuh merpati kurang lebih sekitar 25 g/kg.

Dasar persyaratan gizi merpati adalah protein, energi (yang terbaik adalah sumber karbohidrat dan lemak) mineral dan vitamin. Semua gizi ini ditemukan di seluruh biji-bijian yang digunakan untuk pakan merpati tetapi perbedaannya adalah dalam jumlah nutrisi yang diperlukan oleh merpati untuk setiap kondisi/keadaan.

Saat pembiakan atau kondisi ternak/pembiakan dibutuhkan protein yang lebih tinggi dibanding kebutuhan karbohidrat.

Saat pelatihan atau balap dibutuhkan energy/karbohidrat yang lebih tinggi, daftar persentase mineral/grit ,vitamin dan serat dalam pakan juga harus didaftar dalam urutan peringkat utama dari bahan campuran pakan merpati.

Beberapa sumber karbohidrat dan lemak yang terbaik dapat diperoleh dari jagung, ketan hitam, beras merah,beras putih,kenari seed,millet,dll. Beberapa sumber protein terbaik dapat diperoleh dari kacang-kacangan seperti kedelai,kacang hijau,kacang merah,dll. Mineral/grit,vitamin dan serat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan dari merpati.

(Sumber: tritunggalpigeonfarm.blogspot.com)

Tips cara memaster burung kacer dengan sura-suara burung masteran

Tips cara memaster burung kacer dengan sura-suara burung masteran
Memaster burung kacer dengan suara-suara burung masteran memang gampang-gampang susah, disini sobat KC dituntut harus selalu konsisten dalam penerapan proses pemasteran.

Penentuan suara masteran pun merupakan kunci sukses dalam memaster burung kacer kesayangan kita, selain dari pada itu juga waktu faktor kesehatan burung dan lingkungan tempat tinggal burung merupakan hal terpenting dalam proses pemasteran ini
  • Tentukan jenis suara burung masteran yang akan sobat kicau gunakan dalam proses pemasteran.
-Rekomendasi suara : Lovebird, Kapas tembak, Celilin, Belalang, Jangkrik dan Cucak ijo.
untuk suara diluar yang direkomendasikan juga boleh, tapi mengingat jenis suara diatas merupakan jenis suara yang cocok dengan karakter suara burung kacer.
  • Proses pemasteran lebih optimal pada saat mabung, dalam hal ini burung kacer lebih tenang dalam mendengarkan suara masteran, proses pemasteran bisa juga dilakukan pada saat top performance tetapi ada beberapa sebagian burung kacer yang tidak terlalu senang dimaster pada kondisi seperti tersebut, dan yang ada malah memancing burung kacer mengeluarkan sifat figternya, maka disini saya rekomendasikan memaster burung kacer pada saat mabung adalah hal yang lebih baik.
  • Sediakan ruangan khusus untuk pemasteran, upayakan dan pastikan tidak ada binatang pengganggu yang dapat menghambat proses pemasteran nantinya.
  • Untuk proses master ada 2 media yaitu menggunakan burung master dan perangkat elektronik sebagai media master, untuk rekomendasi ada baiknya menggunakan burung masteran yang lebih terasa alami.
Ok!, jika point diatas sudah sobat kicau mengerti, sekarang tinggal sobat KC terapkan langkah tahapannya dibawah ini.
  • Proses pemasteran sesi I : bisa dilakukan pada jam 10.00 hingga jam 12.00
  • Proses pemasteran Sesi II : bisa dilakukan pada jam 15.00 hingga jam 17.00
Pada malam hari proses pemasteran ditiadakan untuk memberikan waktu jeda guna dipergunakan burung kacer untuk beristirahat. Untuk materi suara masteran diperdengarkan kurun waktu minimal 2 minggu, jadi sebagai contoh jika sobat kicau memilih suara burung kapas tembak sebagai masteran, maka perdengarkanlah suara burung kapas tembak tersebut minimal 2 minggu. Untuk volume suara masteran bisa dengan ukuran suara sedang saja.

Ok!, dibutuhkan kesabaran dalam memaster burung kacer, jika sobat KC sudah menerapakan hal-hal diatas maka besar harapan suara burung masteran tersebut akan ditirukan oleh burung kacer sobat.

selamat mencoba…

(sumber: burung-kacer.com)

Mengenalkan mandi pasir pada burung kacer

Mengenalkan mandi pasir pada burung kacer
Mengenalkan mandi pasir pada burung kacer - Mandi pasir untuk burung merupakan treatment yang sering dilakukan para penghoby burung kacer, banyak dari para penghoby membenarkan bahwa kacer yang ditreatment dengan menggunakan pasir sebagai media mandi bisa mengantisipasi sifat mbangong dari burung kacer.

Nah pada postingan kali ini saya akan membagikan tips cara untuk memandikan burung kacer dengan media pasir atau sering disebut dengan kipu, hehehe… kalo nggak salah sebut!.
  1. Sediakan media, disini dipergunakan merupakan pasir putih yang sudah diayak dengan saringan terlebih dahulu untuk dapat memisahkan pasir yang kasar dengan yang halus. Kumpulkan pasir halus yang sudah diayak tadi pada suatu nampan (tempat), nggak perlu banyak-banyak pasirnya secukupnya aja!, kalo kebanyakan bisa buat bangun rumah tuh pasirnya!, hehehehe…
  2. Sediakan keramba, nah disini untuk tempat mandi saya pergunakan keramba mandi burung kacer yang biasanya diisi dengan air, kali ini akan digantikan dengan pasir.
  3. Semprot media pasir dengan air, jika ada semprot dengan air yang mengandung mineral ya!, karena pada dasarnya burung kacer melakukan proses mandi pasir adalah untuk menyerap mineral yang terkandung didalam pasir ataupun tanah!.
  4. Sekarang masukkan beberapa pakan alami seperti jangkrik dan ulat hongkong, pakan ini akan dipergunakan untuk merangsang burung kacer agar mau berpindah lokasi dari kandang harian ke keramba yang berisi pasir.
  5. Penentuan waktu, berdasarkan pengamatan saya jam 3 s/d 4 sore adalah waktu yang tepat untuk burung kacer mandi pasir, pada jam tersebut burung kacer kemungkinan besar akan langsung mau mandi, saya juga terinspirasi sama unggas tetangga sebelah yang mandi pasir tiap jam-jam tersebut.
Penting untuk dimengerti untuk mengenalkan mandi pasir kepada burung kacer memang butuh kesabaran!, jadi ya santai saja jika burung tersebut masih malu-malu ya lama kelamaan juga burung jadi terbiasa!.

Dan yang paling penting apabila burung kacer mengalami kekurangan mineral maka secara naluri burung tersebut akan langsung mandi
(sumber: burung-kacer.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...